Focus Group Discussion Kementerian Badan Usaha Milik Negara

41

Deli Serdang, 30 Mei 2018, Diadakan Focus Group Discussion Kementerian Badan Usaha Milik Negara di Wisma KIM II yang dihadiri oleh Bapak Heri Purnomo Asisten Deputi Usaha Konstruksi dan Sarana dan Parasarana Perhubungan III, Kepala Bidang dan Kepala Sub Seksi serta Staf Bidang Usaha Konstruksi & Sarana & Prasarana Perhubungan III, Bapak Gunawan Edi Wibowo Executive General Manager PT.Telekomunikasi Indonesia Bapak, Bapak Adrian Direktur Operasional   PT. Icon Plus,  Bapak dan Ibu Direksi Keasdepan Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan III :

PT Bina Karya (Persero)
PT Indah Karya (Persero)
PT Indra Karya (Persero)
PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung
PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero)
PT Kawasan Industri Makassar (Persero)
PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero)
PT Surabaya Industrial Estate Rungkut
PT Varuna Tirta Prakasya (Persero)
PT Virama Karya (Persero)
PT Yodya Karya (Persero)

Dengan tema ” Implementasi ERP sebagai Langkah PT.KIM memasuki Era Industri 4.0”  dimana dalam transformasi  industri menuju suatu kawasan industri modern yang maju dan transparan diperlukan suatu terobosan dan inovasi di dalam upaya mengintegrasikan semua bisnis proses untuk semua area fungsional seperti finance, sales, purchase, accounting dan human resource secara terintegrasi dan tujuan terpenting adalah melakukan proses monitoring inventori turn over, monitoring cost control dan mengontrol cash flow dan dengan mengharmonisasikan ketiga tujuan tersebut secara baik dan tersistematik, maka kawasan industri modern yang menerapkan ERP (Enterprise Resource Planning) adalah suatu keniscayaan. Implementasi ERP di PT.KIM merupakan komitmen kami dalam rangka memasuki era industri 4.0 dimana kami meyakini penyediaan data yang real time dan presisi akan sangat berpengaruh dalam membantu kami membuat analisa dan prediksi untuk membuat keputusan manajemen yang lebih cepat, tepat dan efisien. Bagaimanapun controling, managing dan efisiensi merupakan kata kunci untuk perubahan besar di industri 4.0. yang untuk selanjutnya akan berujung kepada :

Cash less
Big Data
Management Global Supply Chain
Reverse Innovation
Yang akan meningkatkan kemampuan daya saing Indonesia di kancah Internasional.

Source Focus Group Discussion Kementerian Badan Usaha Milik Negara

Leave A Reply

Your email address will not be published.