Elektrifikasi untuk Kalimantan Barat yang Lebih Terang

24

17 Juli 2019 | Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51, PT ANTAM Tbk (ANTAM) menggelar berbagai kegiatan termasuk di Unit Bisnis Pertambangan Bauksit di Kalimantan Barat pada tanggal 5 Juli 2019. Beberapa kegiatan diantaranya adalah bantuan elektrifikasi berupa pemasangan KWH listrik kepada 50 unit rumah masyarakat di desa Pedalaman, Tanjung Bunut, Balai Belungai di Lumut dan Teraju.

Ada pula bakti sosial khitanan masal kepada 50 orang anak berasal dari Desa Lumut, Desa Balai Belungai, Desa Tanjung Bunut, Desa Sebemban, Desa Pedalaman, Desa Kawat, dan Desa Pulau, Tayan Utara.

ANTAM juga melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa dana pinjaman program kemitraan kepada 29 mitra binaan dengan nilai Rp1.590.000.000 pada tanggal 28 Juni 2019.

Kegiatan-kegiatan ini merupakan bagian dari impelementasi program tanggung jawab sosial Perusahaan khususnya bidang peningkatan kualitas kesehatan dan kemakmuran sekaligus menyemarakan HUT ANTAM ke-51 dengan tema Transforming For The Glorious Future.

Turut hadir Direktur Keuangan ANTAM, Dimas Wikan Pramudito dan General Manager ANTAM UBP Bauksit, Anas Safriatna, serta seluruh stakeholder.

Anas Safriatna mengatakan, “Memasuki usia ke-51 dan tahun ke enam berdirinya Unit Bisnis Pertambangan Bauksit (UBPB) yang berkedudukan di Tayan Hilir Sanggau saat ini secara resmi berubah nama menjadi UBPB Kalbar.”

Direktur Keuangan ANTAM, Dimas Wikan Pramudito menambahkan di dalam RJPP ANTAM, ANTAM bekerja sama dengan Inalum sedang mengembangkan pabrik smelter grade alumina. ANTAM telah memprogramkan proyek-proyek hilirisasi dalam rangka menjadi World Class Company sesuai mandat Holding Industri Pertambangan. ANTAM akan bertransformasi dari perusahaan yang saat ini berfokus di hulu (upstream) menjadi perusahaan downstream yang terintegrasi dari penambangan hingga pengolahan dan pemurnian mineral hasil tambang.

Dari komoditas nikel, ANTAM melalui PT GAG Nikel menargetkan untuk memproduksi stainless steel, juga ANTAM sedang menjajaki pengembangan nikel kadar rendah menjadi produk nickel class one untuk memenuhi kebutuhan electric vehicle yang saat ini mulai berkembang dan diyakini menjadi industri masa depan ANTAM.

Kegiatan ini telah diberitakan di https://kalbar.antaranews.com pada 6 Juli 2019 berjudul “ANTAM bantu khitan 50 anak di Tayan.”

Source Elektrifikasi untuk Kalimantan Barat yang Lebih Terang

Leave A Reply

Your email address will not be published.