Ekspansi Industri Aluminium: INALUM Tandatangani MoU Pembangunan Klaster Aluminium di Kaltara

83

Rabu, 21 Juni 2017 13:36:46

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) menandatangani Nota Kesepahaman rencana pembangunan klaster Aluminium di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning Kabupaten Bulungan Kaltara. Penandatanganan yang dilakukan di Hotel Niagara Parapat ini dihadiri oleh para pejabat dari INALUM dan Pemprov Kaltara. Nota Kesepahaman ditandatangani langsung oleh Direktur Utama INALUM Winardi dan Gubernur Kaltara Dr. Ir. H. Irianto Lambrie.

Dalam sambutannya, Winardi menyampaikan, dalam rangka mewujudkan visi INALUM di tahun 2025 yaitu Menjadi Perusahaan Global Terkemuka Berbasis Aluminium Terpadu Ramah Lingkungan, INALUM sedang dan telah memulai pelaksanaan beberapa proyek pengembangan di dua lokasi berbeda yang merupakan salah satu proyek strategis nasional, dimana saat ini sedang dilakukan commissioning produk turunan aluminium berupa billet dan alloy, uji coba proyek optimalisasi dan up-grading tungku peleburan, finalisasi studi kelayakan untuk pengembangan smelter baru, ekspansi pelabuhan, pabrik Wire rod, Proyek Smelter Grade Alumina Refinery di Mempawah, serta pembangunan proyek PLTU 2 x 350 MW. Lebih lanjut, untuk mencapai target produksi 1 juta ton aluminium di tahun 2025, INALUM juga berencana untuk melakukan ekspansi pengembangan klaster aluminium di provinsi Kalimantan Utara tepatnya di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning.

Sebagaimana diketahui, industri aluminium membutuhkan energi listrik yang sangat besar, stabil dan kompetitif. Sumber daya air yang potensial dan berlimpah di sungai Kayan serta sambutan yang begitu hangat dari pemangku kepentingan di Kalimantan Utara menjadi daya tarik bagi INALUM untuk melakukan ekspansi pengembangan klaster aluminium di provinsi Kalimantan Utara. Untuk merealisasikan ekspansi tersebut, INALUM telah membentuk Tim Kerja Persiapan Pengembangan di Kalimantan Utara di bawah Direktur Pengembangan Bisnis guna mempersiapkan segala hal seperti studi kelayakan yang rencananya akan dilakukan pada semester kedua tahun 2017, hubungan dengan pemerintah, kesepakatan kerjasama dan persiapan kantor penghubung di Kaltara serta menjalin komunikasi bisnis dengan investor kelistrikan yang potensial di Sungai Kayan.

Diharapkan, proyek klaster aluminium ini nantinya dapat memberikan dampak positif dan berganda bagi perekonomian, sosial, pemangku kepentingan di Kalimantan Utara dan Pemegang Saham INALUM. Penandatanganan nota kesepahaman ini diharapkan dapat menjadi goresan tinta emas dalam sejarah hubungan kemitraan antara INALUM dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara guna mewujudkan impian Pembangunan Klaster Aluminium di KIPI Tanah Kuning. Menanggapi investasi yang akan dilakukan oleh INALUM, Gubernur Kaltara Dr. Ir. H. Irianto Lambrie menyampaikan dukungannya dengan melakukan koordinasi izin lokasi, menyiapkan lahan dan prasarana pendukung lainnya.

Lebih lanjut Irianto mengatakan bahwa Kaltara memiliki sekitar 20 sungai dengan kondisi yang baik dan mumpuni untuk dijadikan sebagai sumber daya PLTA. Misalnya Sungai Kayan di Kabupaten Bulungan yang disebut memiliki potensi listrik mencapai 9.000 megawatt (MW). Untuk memanfaatkan potensi listrik yang sangat besar ini Pemprov Kaltara juga telah menandatangani beberapa Nota Kesepahaman dengan investor luar terutama dari Tiongkok.

Sebelum menandatangani Nota Kesepahaman dengan INALUM, Gubernur Kaltara beserta istri dan rombongan yang mendarat di Bandara Silangit lalu langsung menuju PLTA Siguragura dan menyempatkan diri melihat langsung bendungan dan PLTA yang dimiliki oleh INALUM. Gubernur menyampaikan kekagumannya atas PLTA yang dimiliki oleh INALUM, khususnya PLTA Siguragura yang berada 200 meter di bawah permukaan tanah.

Source Ekspansi Industri Aluminium: INALUM Tandatangani MoU Pembangunan Klaster Aluminium di Kaltara

Leave A Reply

Your email address will not be published.