Dukung Tol Laut, ASDP Resmi Operasikan 2 Unit Kapal Kontainer

24

Jakarta, 1 Juli 2019 — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi mengoperasikan 2 unit kapal kontainer, yakni KM Kendhaga Nusantara 2 yang melayani T-2 dengan rute Padang-Sinabang-Gn Sitoli-Mentawai-Padang dan KM Kendhaga Nusantara 6 yang melayani T-4 dengan rute Makassar-Polewali-Belang-belang-Sangatta-Nunukan/Sebatik-Makassar.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan selaku regulator yang telah menghadirkan KM Kendhaga Nusantara 2 dan KM Kendhaga Nusantara 6 untuk dioperasikan ASDP untuk mendukung program Tol Laut dalam pengangkutan logistik di Tanah Air.

“Sebagai operator penyeberangan terbesar, ASDP turut berperan aktif dalam mendukung program Tol Laut, utamanya yang menyangkut kelancaran angkutan logistik di Tanah Air. Kehadiran kami untuk membantu agar suplai barang-barang kebutuhan pokok di daerah terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan dapat lebih lancar,” tutur Imelda.

Diketahui, KM Kendhaga Nusantara 2 mampu menampung sebanyak 200 kontainer lebih yang juga dirancang khusus untuk mengangkut barang kebutuhan pokok di daerah terpencil dan terluar di garis perbatasan yang dermaga pelabuhan minim fasilitas.

Pelayaran perdana KM Kendhaga Nusantara 2 telah berlangsung pada 15 Juni 2019 dengan perjalanan 1 voyage selama 9 hari. Sedangkan untuk KM Kendhaga Nusantara 6 telah melaksanakan pelayaran perdana pada 20 Juni 2019.

Pengoperasian dua unit kapal kontainer di kawasan barat dan tengah Indonesia merupakan salah satu implementasi dari komitmen ASDP mendukung program nawacita yakni memperkuat negara dan ekonomi maritim dengan membangun Indonesia dari pinggiran, menjadikan laut sebagai basis konektivitas produksi serta untuk menurunkan biaya logistik sebagai kunci penting disparitas harga antara pulau Jawa dengan pulau di luar Jawa sehingga stabilitas harga terjaga.

KM Kendhaga Nusantara 2 akan menjadi sarana bagi masyarakat wilayah Sumatera Barat, Pulau Nias, dan sekitarnya, sedangkan KM Kendhaga Nusantara 6 juga dapat menjadi sarana angkutan logistik bagi masyarakat di Makassar, Nunukan/Sebatik, dan Polewali. Keduanya dapat dimanfaatkan untuk pengiriman kebutuhan masyarakat, kebutuhan pokok penting, hasil produksi Usaha Kecil Menengah (UKM), hasil pertanian, perkebunan, perikanan, perindustrian dan juga pertambangan.

Pemerintah terus melakukan upaya peningkatan program-program konektivitas antarmoda sehingga tol laut tidak hanya dapat menjangkau dari port to port tetapi juga dapat menjangkau wilayah lebih dalam lagi (end to end) dengan melibatkan moda lain seperti moda darat, penyeberangan maupun udara.

Source Dukung Tol Laut, ASDP Resmi Operasikan 2 Unit Kapal Kontainer

Leave A Reply

Your email address will not be published.