Dirut Perhutani Tutup Mubes Serikat Karyawan

52

SARADAN, PERHUTANI (25/2/2015) – Dirut Perhutani, Mustoha Iskandar menutup Musyawarah Besar kelima SEKAR PERHUTANI di Pusdikbang Perhutani Jalan Rimba Mulya, 11 Madiun dengan pemukulan gong.  Direktur Utama Perhutani, Mustoha Iskandar menyampaikan bahwa saya merasa merinding, karena Mubes Sekar Perhutani benar-benar jauh lebih dewasa dari partai-partai politik.

“Saya mengamati perdebatan-perdebatan sejak pagi sampai sore ini begitu luar biasa, ada lobi-lobi kemudian berakhir dengan damai. Mari bersama-sama dengan BOD bahu membahu membangun perusahaan menjadi lebih baik untuk masa yang akan datang, karena apa artinya BOD tanpa adanya karyawan” tambahnya.

Salah satu Rekomendasi sekar yang lansung dibacakan Dirut adalah, agar BOD memberikan fasilitas kerja pada level Asper dan KRPH. Rekomendasi tersebut langsung dijawab oleh Dirut, “BOD telah memutuskan untuk memberikan skema Motor Cycle Onder Ship Program kepada Asper dan KRPH untuk operasional di lapangan. Karena Asper dan KRPH merupakan ujung tombak di lapangan jadi dipandang perlu mendapatkan fasilitas kendaraan untuk memperlancar pekerjaan.

Rekomendasi lain masalah penghapusan Drob The Gun, kembali Mustoha langsung memberikan jawaban “ Terkait masalah penghapusan Drob The Gun, BOD akan mengkaji keuntungan dan kerugian penghapusan Drob The Gun. Karena sulit untuk tidak memegang senjata dalam pengamanan hutan, Saya juga tidak ingin Saudara-saudara sampai berdarah-darah dalam mengamankan hutan, Saya juga merasa dolim bila melihat saudara tidak dilengkapi fasilitas yang memadai untuk mengamankan hutan”.

Ketua Dewan Pengurus Pusat Serikat karyawan 2012-2015, Andi Andrean menyatakan bahwa Mubes ini merupakan pesta demokrasi yang sesungguhnya pada serikat kerja Perhutani dan kita telah menyaksikan betapa kita telah berjuang bersama-sama mulai dari Sekar Jati, Serumpun Satu, Serikat Banten kemudian menyatukan diri menjadi dalam Serikat Kerja Perhutani yang tidak lain mempunyai 2 (dua) tujuan yaitu Perhutani tetap eksis dan karyawan sejahtera.”

“Sekar telah memberikan warna terhadap pengelolaan perusahaan, saya berharap siapapun itu pola warna tersebut bisa dimakan dengan positif karena sesungguhnya kami hanya hidup dari Perhutani dan tak satupun dari kami untuk merusak apa yang telah menghidupi kami, yang kami hadapi justru siapa yang akan merusak rumah (perusahaan) kami”

Dari sidang pemilihan Ketua dan Sekjen Sekar Perhutani, dari jumlah 344 suara peserta yang hadir pasangan Suratno dan Agus Subagyo berhasil terpilih menjadi Ketua dan Sekjen Sekar Perhutani masa bakti 2015-2018, dengan memperoleh suara melalui voting sebanyak 228 suara.

Rekomendasi Sekar dari hasil sidang Komisi kepada Direktur Utama Perhutani, Mustoha Iskandar yang berisi permohonan, saran dan harapan kepada Dirut untuk mengawal perubahan pada perusahaan.

Peserta Mubes terdiri dari Dewan Pengurus Pusat, DPW Pusat, DPW Divre Jatim, DPW Divre Jateng, DPW Divre Jabar dan Banten, perwakilan segenap DPD dan panitia Mubes Sekar Perhutani. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Perum Perhutani, Direktur Komersila Non Kayu, Kepala Biro SDM & UMUM beserta jajarannya, segenap Kepala Divisi, KSPI, segenap pengurus MPO, LKS, DPP, DPW, DPD Sekar Perhutani, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur, ketua SP2P, Pakar Mukti, IKA SKMA, KBA PMK, FKPP, HAPEKA, ketua serikat BUMN, segenap undangan dan peserta Musyawarah Besar ke 5 Sekar Perhutani.

Source Dirut Perhutani Tutup Mubes Serikat Karyawan

Leave A Reply

Your email address will not be published.