Dirut Perhutani Beri Penghargaan Karyawan Di Awal Tahun

63

Jakarta, Perhutani (7/1/2017) | Direktur Utama Perum Perhutani, Denaldy M. Mauna memberikan penghargaan kepada empat karyawan di Jawa Timur yang dinilai memiliki gagasan kreatif meningkatkan kinerja perusahaan di sela kunjungan kerjanya ke Surabaya wilayah Divisi Regional Jawa Timur pada Jumat (6/1).

Perhutani mengelola 2.4 juta hektar hutan di Jawa dengan karyawan lebih kurang 23 ribu orang.

Menurut Denaldy, mengawali tahun baru ini penting menyampaikan informasi kebijakan perusahaan secara langsung ke lapangan juga diskusi dengan mereka.

“Kita perlu mendengar ide-ide mereka, selain menyampaikan hasil kinerja terakhir 2016 atas langkah efisiensi dan efektifitas kerja yang menunjukkan perbaikan dan menyepakati langkah kerja 2017,” kata Denaldy

Pada 2017 ini, Perhutani menerapkan komitmen kerja Back To Basic: Disciplined Execution, Efficient Thought Process, And Accountability. Pembenahan perusahaan oleh manajemen dan seluruh karyawan dengan cara berpikir, persepsi, semangat dan tindakan yang sama untuk menjalankan komitmen kerja.

Komitmen kerja untuk disiplin, kepatuhan dan ketaatan dalam menjalankan keputusan manajemen sangat penting karena ini tolok ukur kinerja yang penekanannya pada eksekusi kegiatan atau rencana kerja secara tuntas, tidak menunda-nunda serta berorientasi target sesuai tata waktu yang ditetapkan. Selain itu cara berpikir karyawan dalam bekerja harus dilandasi dengan efisiensi penggunaan sumberdaya yang ada seperti sumberdaya manusia, keuangan, sarana dan prasarana. Dan yang terpenting, setiap keputusan dan tindakan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan dan compliance terhadap aturan yang ada.

Empat karyawan penerima piagam penghargaan dari perusahaan yaitu Maman Rosmantika Administratur KPH Kediri, Amas Wijaya Administratur KPH Saradan, Arif Herlambang Administratur KPH Malang dan Suratno Manager Industri Kayu Gresik.

Source Dirut Perhutani Beri Penghargaan Karyawan Di Awal Tahun

Leave A Reply

Your email address will not be published.