DIREKTUR UTAMA ANGKASA PURA AIRPORTS RESMIKAN MASJID BARU BANDARA SYAMSUDIN NOOR BANJARMASIN

23

28 May 2019 | BANJARMASIN Direktur Utama Angkasa Pura Airports Faik Fahmi meresmikan masjid baru di lingkungan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Senin malam (27/5/2019). Masjid megah dua lantai yang diberi nama Masjid Nur Rahman ini memiliki luas sekitar 1.800 meter persegi dan dapat menampung 1.200 jemaah.

“Kehadiran Masjid Nur Rahman ini merupakan komitmen Angkasa Pura Airports dalam mendukung kegiatan ibadah pengguna jasa, komunitas bandara, serta masyarakat sekitar bandara. Masjid yang diresmikan dalam bulan Ramadan menjelang hari raya Idul Fitri ini sekaligus juga merupakan salah satu upaya peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa bandara menjelang arus mudik tahun ini,” kata Direktur Utama Angkasa Pura Airports Faik Fahmi.

Peresmian Masjid Nur Rahman di lingkungan Bandara Syamsudin Noor ini merupakan peresmian masjid ketiga di bandara-bandara yang memang tengah dikembangkan oleh Angkasa Pura Airports. Sebelumnya pada  April 2019 lalu, Masjid Baitussalam di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dan Masjid Al Akbar di Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo juga telah diresmikan.

Kegiatan peresmian masjid ini dirangkai dengan acara santunan kepada 1.000 anak yatim dan penandatanganan prasasti peresmian.

Sebagai informasi, Masjid Nur Rahman ini merupakan bagian dari proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang ditargetkan selesai pada akhir 2019 ini.

Ada dua paket pekerjaan pada proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor ini, yaitu Paket I  berupa pembangunan gedung terminal baru dan Paket II berupa pembangunan gedung penunjang dan apron. Bangunan Masjid Nur Rahman ternasuk pada pekerjaan Paket II ini.

Hingga 12 Mei 2019, progres pengembangan Bandara Syamsuddin Noor sudah mencapai 73,31%. Rinciannya, Paket I selesai 65,27% sedangkan Paket II sudah 84,98%.

Source DIREKTUR UTAMA ANGKASA PURA AIRPORTS RESMIKAN MASJID BARU BANDARA SYAMSUDIN NOOR BANJARMASIN

Leave A Reply

Your email address will not be published.