Direksi AirNav Indonesia Kejutkan SMKN 3 Surabaya

32

23 September 2016 | Surabaya – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) menggelar Program BUMN Mengajar di SMK Negeri 3 Surabaya, Jalan Ahmad Yani 309, Gayungan, Dukuh Menanggal, Surabaya, Jawa Timur, Jum’at, 23September 2016. Rahadi Sulistyo, Direktur Personalia dan Umum BUMN bernama lain AirNav Indonesia itu, didaulat menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Diakui pihak sekolah, kehadiran AirNav Indonesia melalui Program BUMN Mengajar cukup mengejutkan seluruh civitas di lembaga tersebut. Bahkan dikatakan, program tersebut menjadi momen spesial bagi sekolah, terutama bagi para siswa.

”Karena melalui Program BUMN Mengajar ini para siswa, juga kami para pendidik, mendapatkan pengetahuan baru tentang dunia navigasi penerbangan dari sumbernya secara langsung. Jujur kami katakan, sebelumnya kami sama sekali tidak mengenal sejauh ini tentang dunia penerbangan. Khususnya hal-hal yang terkait dengan kegiatan navigasi penerbangan secara utuh,” tutur Kepala Sekolah SMKN 3 Surabaya, Mudianto, dalam sambutannya.

Sementara itu dalam pemaparannya, Rahadi Sulistyo menjelaskan, Program BUMN Mengajar adalah satu dari sekian banyak kegiatan yang digagas oleh Kementerian BUMN. Menurutnya, program tersebut merupakan implementasi dari program Nawacita pemerintah yang diterjemahkan oleh Kementerian BUMN melalui program bertajuk BUMN Hadir untuk Negeri.

”Kegiatan ini adalah salah satu upaya menghadirkan negara di tengah masyarakat. BUMN sebagai bagian dari pemerintah menjadi ujung tombak pengejawantahan program Nawacita tersebut melalui bidang pendidikan di seluruh provinsi. Selain program BUMN Mengajar, ada pula program pertukaran pelajar yang diselenggarakan melalui program Siswa Mengenal Nusantara,” papar Rahadi Sulistyo.

Di hadapan ratusan siswa SMKN 3 Surabaya, Rahadi Sulistyo tidak sebatas menyampaikan materi seputar kegiatan pelayanan navigasi penerbangan yang dikelola oleh AirNav Indonesia. Dengan gaya mengajar yang dinamis dan interaktif, lelaki yang juga seorang dokter tersebut sukses membakar semangat para siswa dan memotivasi mereka dengan menyampaikan beragam peluang kerja di bidang navigasi.

Merespons pemaparan Rahadi, antusiasme yang tinggi seketika terpancar dari para siswa. Dengan penuh semangat, secara aktifmereka melayangkan beragam komentar dan pertanyaan untuk menggali lebih dalam kegiatan AirNav Indonesia dan dunia navigasi penerbangan di Indonesiaa. Salah satu pertanyaan yang diajukan siswa adalah tentang seberapa besar kesempatan mereka untuk dapat menjadi bagian dari Airnav Indonesia.

”Peluang kalian untuk masuk ke dalam industri penerbangan terbuka sangat luas, seluas langit di atas sana. Karena itu teruslah bersemangat untuk mengejar prestasi dengan mengasah kreativitas dan pengetahuan kalian. Tanamkan keyakinan yang besar mulai dari sekarang bahwa kalian pasti mampu meraih apa yang kalian inginkan di masa depan,” ungkap Rahadi yang didampingi sejumlah pejabat kantor pusat dan Kantor Cabang AirNav Indonesia Surabaya.

Menurutnya, antusiasme para siswa yang sangat besar dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa dunia navigasi penerbangan di Indonesia perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar regenerasi dapat terus dilakukan. ”Karena ke depan, tantangan regional dan global pada dunia penerbangan yang akan semakin kompleks membutuhkan kontribusi orang-orang muda yang penuh semangat dalam melakukan perubahan dan inovasi,” jelas Rahadi.

Tidak hanya di Surabaya, program serupa juga digelar AirNav Indonesia secara bersamaan di sejumlah daerah. Antara lain di KotaSolo, Semarang, Makassar dan di Kabupaten Balige, Sumatera Utara.  Melalui kesempatan tersebut, AirNav Indonesia juga menyerahkan bantuan Program Bina Lingkungan kepada pihak sekolah sebagai wujud kepedulian BUMN terhadap dunia pendidikan.

”Nilai bantuan yang disumbangan AirNav kepada setiap sekolah tempat BUMN Mengajar sebesar Rp50 juta. Bantuan tersebutdikonversikan dalam bentuk perlengkapan pendukung proses belajar mengajar sesuai kebutuhan sekolah. Di antaranya komputer,proyektor, printer, dan lainnya,” pungkas Rahadi.

Tentang AirNav Indonesia

Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau dikenal dengan Airnav Indonesia, merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan tanggal 13 September 2012 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 77 tahun 2012. Penerbitan Peraturan Pemerintah tersebut sesuai amanat UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, di mana tugas utama Perum LPPNPI adalah menyelenggarakan pelayanan navigasi penerbangan di seluruh ruang udara Indonesia, serta pemanduan pesawat di seluruh bandara komersial di Indonesia.

Saat ini AirNav Indonesia mengelola pelayanan pada 273 bandara komersial di seluruh Indonesia dan ruang udara seluas total 5.193.252 kilometer persegi, dengan total pergerakan lalu lintas pesawat udara sebanyak  1.429.738 per tahun. Pada 2016 ini, Bandara Internasional Juanda Surabaya dengan jumlah pergerakan pesawat sebanyak rata-rata 11.737 pergerakan per bulan, menduduki posisi ketiga bandara ketiga tersibuk di Indonesia yang dikelola oleh AirNav Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang memiliki 29.633 pergerakan per bulan dan bandara Sultan Hasanudin Makassar dengan 26.220 pergerakan per bulan.

Source Direksi AirNav Indonesia Kejutkan SMKN 3 Surabaya

Leave A Reply

Your email address will not be published.