Digitalisasi Pertanian

43

Siaran Pers

Nomor: PR-04/S.MBU.3/2/2017

Bagian Humas dan Protokol

Gedung Kementerian BUMN Lantai 12

Jalan Medan Merdeka Selatan No. 13 Jakarta 10110

Telepon (021) 29935678, Faksimile (021) 29935775

Sinergi BUMN : Digitalisasi Pertanian Wujudkan Ketahanan Pangan di Indramayu

Indramayu – 8 Maret 2017. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk keempat terbesar di dunia. Sampai tahun 2016, tercatat jumlah penduduk Indonesia lebih dari 250 juta orang. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, pemerintah didorong untuk terus menyediakan bahan makanan, terutama makanan pokok rakyat Indonesia, yaitu beras.

Berbagai hambatan dalam usaha mewujudkan ketahanan pangan khususnya beras menjadi tantangan bagi pemerintah. Cuaca yang tidak menentu, serangan hama dan keterbatasan jenis padi unggul seringkali menjadi hambatan yang dihadapi pemerintah. Hambatan kemudian ditambah dengan sistem agraria yang masih belum terjamah dengan teknologi dan jaminan kesejahteraan petani yang dinilai masih belum mumpuni.

Menjawab berbagai hambatan ini, sekaligus untuk mewujudkan ketahanan pangan Indonesia, Kementerian BUMN meluncurkan program komprehensif pengembangan Rice Center dan digitalisasi pertanian di Kabupaten Indramayu (8/3/2017). Dikomandoi Menteri BUMN Rini M. Soemarno, program tersebut merupakan perwujudan dari sinergi BUMN untuk meningkatkan produktivitas di bidang pertanian.

Rice Center adalah salah satu sistem pertanian terintegrasi yang menyatukan berbagai fungsi untuk memberikan kepastian ketersediaan saprodi (sarana produksi pertanian), kawalan teknologi, serta pembelian gabah dengan harga tinggi (jaminan off taker hasil). Rice Center akan dijalankan melalui sinergi BUMN dengan sejumlah perusahaan daerah di Indramayu.

Sentuhan teknologi juga dipersembahkan BUMN untuk dunia pertanian di Kabupaten Indramayu. Platform informasi terintegrasi telah dibangun oleh PT. Telekomunikasi Indonesia untuk mewujudkan digitalisasi pertanian. Melalui platform ini petani dan BUMN terkait dapat mengakses data tunggal yang lengkap mulai dari masa pratanam hingga pascapanen. Platform ini menyediakan informasi terkait profil petani, jenis lahan pertanian, kebutuhan kredit usaha, asuransi sampai mobilisasi hasil panen.

Melengkapi program di Kabupaten Indramayu, sejumlah BUMN juga menyalurkan kepedulian sosial kepada masyarakat Indramayu. BUMN tersebut antara lain Pupuk Indonesia, Peemodalan Nasional Madani, Kereta Api Indonesia, Telkom, Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, Pegadaian, Jasindo, Pelindo II, Bulog dan Sang Hyang Seri. Kedua belas BUMN ini memberikan bantuan berupa peralatan pertanian, learning center serta bantuan beasiswa dan kemitraan dengan nilai total 2,4 miliar rupiah

Program sinergi BUMN ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mampu mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia, terutama beras sebagai makanan pokok rakyat Indonesia.

Informasi lebih lanjut hubungi:

Teddy Poernama

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol

Email: [email protected], [email protected]

Telp. 081222550444

Source Digitalisasi Pertanian

Leave A Reply

Your email address will not be published.