Digitalisasi Pelabuhan Tingkatkan Kinerja BICT

18

27 April 2018 — ​Digitalisasi pelabuhan dengan penerapan pelayanan receiving/delivery online di terminal peti kemas Belawan International Container Terminal (BICT) berhasil mendongkrak kinerja di pelabuhan yang berlokasi di Gabion Belawan tersebut. Pasalnya, sejak sistem pelayanan online tersebut diterapkan tahun lalu di BICT, kinerja bongkar muat, arus kunjungan kapal serta produktivitas bongkar muat dan turn round time (TRT) di terminal peti kemas terkemuka di luar Pulau Jawa itu mengalami peningkatan yang signifikan.

Humas Pelindo 1 BICT Tengku Irfansyah dalam siaran persnya yang dikirim ke MedanBisnis, Kamis (26/4) mengatakan, sejak digitaliasi pelabuhan diterapkan di BICT produktivitas bongkar muat rata-rata naik hingga 51,74 Boks/Ship/Hour (BSH) dari sebelumnya paling banter 40 BSH. Sementara Turn Round Time (TRT) atau waktu kapal di Pelabuhan Belawan selama 1,71 jam per kapal.

General Manager Pelindo BICT Aris Zulkarnain menjelaskan, triwulan I-2018 aktivitas bongkar muat barang di BICT meningkat signifikan di mana kurun waktu itu arus bongkar muat barang ekspor dan impor mencapai 1.915.615 ton, sementara periode serupa 2017 jumlahnya 1.787.158 atau naik sekitar 7,18 persen.

Meningkatnya aktivitas bongkar muat di BICT, kata Aris, ternyata diikuti oleh kunjungan kapal di terminal peti kemas BICT. Selama triwulan I-2018 jumlah kapal yang melakukan aktivitas ekspor impor di BICT tercatat sebanyak 139 call atau naik sekitar 5,30% dibanding periode serupa 2017 yang berjumlah 132 call.

Menurut Aris,Pelindo 1 BICT berusaha memberi pelayanan prima kepada pengguna jasa dengan menerapkan receiving/ delivery online guna memudahkan penggunajasa dalam melakukan permohonan dokumen pelayanan tanpa harus datang ke Kantor BICT seperti sebelumnya. Untuk meminta pelayanan dokumen ekspor dan impor, mencetak invoice receiving card dan surat pengeluaran peti kemas penggunajasa cukup mengakses website Pelindo 1 tanpa harus melampirkan dokumen apapun sebab data booking dan DO telah dikirim secara online oleh pelayaran atau container operator serta dokumen Surat Perintah Pengeluaran Barang (SPPB) yang diterima secara online dari tempat penimbunan sementara (TPS) online Bea Cukai.

Saat ini, kata Aris, terminal petikemas BICT dilengkapi dengan alat bongkar muat berupa 6 unit container crane, 11 unit transtainer, 3 unit reach stacker, satu unit side loader dan 20 unit head truck serta 20 unit terminal tracktor dan chasis-nya.”Kesiapan peralatan merupakan faktor penting untuk memberi kepuasan kepada pengguna jasa,”pungkas Aris

Source Digitalisasi Pelabuhan Tingkatkan Kinerja BICT

Leave A Reply

Your email address will not be published.