Di Yogya Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Sangat Mudah dan Cepat

47

14 September 2017, Humas DIY — Tak semua warga negara indonesia mengetahui siapa saja yang berhak mendapatkan santunan kecelakaan dan bagaimana cara mengurus ke Jasa Raharja. hal ini terlihat dalam sebuah sosialisasi tentang peraturan perundang-undangan perpajakan kendaraan bermotor, bea balik nama dan prosedur tata cara pengurusan santunan Jasa Raharja di pendapa Kecamatan Gondokusuman, jogja, rabu (13/9).

Dalam kesempatan itu, seorang warga bernama suwarta menanyakan seputar pengemudi kendaraan bermotor yang menjadi korban kecelakaan namun tidak memunyai surat ijin mengemudi (sim), apakah berhak mendapatkan santunan?.

Mendapat pertanyaan tersebut, Humas PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Yogyakarta Wahyu mengatakan korban kecelakaan yang tidak mempunyai sim tetap berhak mendapatkan santunan. Dikarenakan pada saat pengesahaan ulang STNK sudah termasuk bayar SWDKLLJ. SWDKLLJ inilah yang dikelola oleh Perusahaan Asuransi yang ditunjuk oeh Pemerintah yaitu PT. Jasa Raharja (Persero).

Menurutnya, kepemilikan sim tidak ada hubungannya dengan persyaratan pengurusan santunan. namun demikian, pengemudi kendaraan bermotor yang tidak memunyai sim nantinya akan berurusan dengan kepolisian.

“Baik korban yang mengalami luka-luka, cacat tetap  maupun sampai mengakibatkan  meninggal dunia  tetap berhak mendapatkan santunan. hanya, nanti dia akan berhubungan dengan kepolisian,” terang Wahyu.

Wahyu menambahkan, tugas pokok PT. Jasa Raharja (Persero) adalah membayar santunan bagi korban kecelakaan yang tentunya sesuai dengan kriteria UU No 33 dan UU No 34 tahun 1964 dan menghimpun dana dari masyarakat .

“Jasa Raharja sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. salah satunya dengan membuka layanan mobile service yang setiap hari tugasnya mendata korban laka lantas di unit laka lantas baik polsek/polres maupun rumah sakit,” papar Wahyu.

Apabila dalam pendataan itu ada korban kecelakaan sedang menjalani perawatan di rumah sakit, maka petugas Jasa Raharja akan mengunjungi korban tersebut. ketika korban sudah tercatat dalam laporan polisi maka pihaknya akan memberikan guarante letter atau surat jaminan kepada rumah sakit atas nama korban. Tujuannnya bila korban selama dirawat di rumah sakit tidak melebihi plafon yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan PP No 15 dan 16 tahun 2017, nantinya akan gratis dan rumah sakit yang akan melakukan tagihan melalui over booking ke PT. Jasa Raharja (Persero).

Bagaimana bila korban meninggal dunia? wahyu menegaskan, petugas Jasa Raharja akan melakukan jemput bola. selain melakukan takziah kepada keluarga korban juga akan membantu segala persyaratan mulai dari rumah sakit, kelurahan, dan kepolisian.

“jika ahli waris belum memiliki buku tabungan maka kami akan bantu untuk membuatkan buku tabungan. sebab, santunan akan diberikan melalui rekening bank,” ungkap wahyu.

Kepala KPPD Samsat Kota Jogja Dra. Karti Peni Mahanani MM mengatakan, membayar pajak kini sangat mudah dan cepat. untuk mempercepat layanan pembayaran pajak kendaraan kami telah membuka kantor layanan di sejumlah titik. selain di Samsat Kota Jogja, ada pula loket khusus seperti di Kelurahan Wirogunan dan melalui atm BPD Yogyakarta  dengan sistem E-Samsat.

“setiap harinya rata-rata kendaraan bermotor yang menggunakan loket khusus ini mencapai 400 kendaraan,” kata karti.

Kasie STNK Ditlanrtas Polda Yogya Kompol Luthfi menerangkan, bagi pemilik kendaraan bermotor yang telah menjual kendaraanya segera melaporkan ke Kantor Samsat. tujuannya agar pembeli melakukan balik nama dan untuk menghindari tindak kejahatan.

“pembayaran pajak akan semakin muda sebab, tak lama lagi pemerintah akan meluncurkan inovasi baru yaitu pembayaran pajak akan dilakukan secara online di pulau jawa dan bali,” kata luthfi.

Source Di Yogya Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Sangat Mudah dan Cepat

Leave A Reply

Your email address will not be published.