Dewan Pengawas Perhutani Kunjungi Pabrik Pengolahan Kopi di Garut

15

GARUT, PERHUTANI (03/08/2019) | Dewan Pengawas (Dewas) Perum Perhutani Made Santiyasa, Abdul Mukhit, dan Moch. Ali Wafa melakukan kunjungan kerja ke wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut, Jumat (02/08).

Kegiatan diawali dengan pemaparan pencapaian kinerja pendapatan sampai semester I KPH Garut dilanjutkan dengan kunjungan ke pabrik pengolahan kopi yang dikelola oleh Kelompok Tani Bina Bakti Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sawargi Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tarogong Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Leles secara administratif masuk Desa Tanjungkarya Kecamatan Samarang Kabupaten Garut.

Selain mendapat penjelasan tentang pengelolaan kopi, para anggota Dewas juga ditunjukan bagaimana praktek pengolahan biji kopi sampai menjadi kopi bubuk yang siap dikonsumsi.

Administratur KPH Garut Nugraha melalui Wakilnya Asep Aan Darsana menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Dewas ke KPH Garut yang dapat menjadi penyemangat untuk jajaran petugas baik di kantor maupun di lapangan untuk bekerja lebih baik lagi sehingga target pendapatan yang ada bisa tercapai.

Dalam kesempatan itu para Dewas menyampaikan tujuannya turun ke KPH adalah dalam rangka mendapatkan data yang sesuai untuk menyusun formulasi dalam pencapaian target pendapatan yang selama ini dirasa belum maksimal. Oleh karena itu Dewan Pengawas meminta agar dalam menyajikan data harus pasti, seperti tanaman kopi dari luasannya, tahun tanam (usia), jenis tanaman, dan jumlah penggarap.

Ketua Kelompok Tani Bina Bakti, Asep Rusiana meminta apa yang telah dikerjasamakan dapat saling menjaga dan lebih ditingkatkan. Ia menjelaskan bahwa kopi yang ada di daerahnya merupakan jenis kopi Arabika, selain dari biji kopi yang menghasilkan uang, limbah kulitnya juga bisa dijadikan pupuk.

Source Dewan Pengawas Perhutani Kunjungi Pabrik Pengolahan Kopi di Garut

Leave A Reply

Your email address will not be published.