Demi Keselamatan Kapal, Pelindo III Siap Batasi Berat Kotor Kontainer

46

18 Mei 2016

Surabaya – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III siap memberlakukan verifikasi berat kotor container ekspor atau verified Gross Mass (VGM) mulai 1 Juli 2016. Itu dilakukan menindaklanjuti Safety of Life at Sea (SOLAS) Convention, tentang VGM yang diamandemen oleh International Maritime Organization (IMO). Kepala Humas Pelindo III Edi Priyanto mengatakan, berat kotor container, operator terminal juga akan melakukan pengecekan VGM. “Pengelola terminal juga akan melakukan inspeksi di terminal yang melayani ekspor impor,” ujar Edi dalam siaran persnya, Minggu (15/5).

Edi menjelaskan, dalam menjalankan VGM, pelabuhan tidak membutuhkan persiapan khusus terhadap peraturan IMO/SOLAS terkait verifikasi berat kotor peti kemas. Pasalnya, sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki sudah siap dan mumpuni. Dalam penimbangan peti kemas, sambung Edi, pelayaran bisa menggunakan jasa forwarder dalam menentukan berat peti kemas. Dengan catatan, pelayar tetap bertanggung jawab terhadap verifikasi bobot peti kemas.

“Sementara ini kegitan inspeksi masih untuk eksport dan import. Namun, ke depan tidak menutup kemungkinan juga domestik. Kini, domestik sedang siapkan jembatan timbang dan penyiapan gate pada beberapa pelabuhan,” jelas Edi. Prinsip dasar lainnya, peralatan pengukur berat harus memiliki sertifikasi nasional dan lulus uji kelayakan.

Verifikasi bobot peti kemas bermanfaat untuk mengurangi resiko kerusakan kargo, serta meningkatkan keamanan untuk awak dan kapal. “Hasil pemeriksaan nantinya sebagai dasar apakah petikemas tersebut bisa dimuat atau tidak. Secara prinsip hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan kapal. Mengingat terminal sebagai garda terakhirnya,” tandas Edi.

Source Demi Keselamatan Kapal, Pelindo III Siap Batasi Berat Kotor Kontainer

Leave A Reply

Your email address will not be published.