Dasuki Amsir Nakhoda Baru Holding Perkebunan

30

05 Juni 2017 — Jakarta  Kementerian BUMN telah menunjuk Dasuki Amsir menjadi Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero), menggantikan Elia Massa Manik.  Tanggal 20 April 2017, saya diangkat menjadi dirut PTPN holding. Saya dipercaya oleh pemegang saham menggantikan pak Massa,” kata Dasuki di sela acara buka puasa di Jakarta, Senin (5/6).

 Ia menambahkan, akan tetap menjalankan program yang telah dilakukan oleh Elia Massa. Adapun programnya a.l efisiensi di segala bidang, peningkatan produktivitas, serta perbaikan struktur pembiayaan.  Efisiensi di segala bidang dalam rangka meningkatkan nilai holding, sehingga bisa memberikan daya saing,” ujarnya. Untuk tahun ini, PTPN III akan fokus pada peningkatan produktvitas dan menekan efisiensi supaya dapat tercapai harga produksi yang efisien dan konsisten, sehingga apabila terjadi penurunan harga komoditi tidak akan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan.

Ia beralasan, Holding Perkebunan perlu menerapkan efisiensi di berbagai lini dengan memperhatikan struktur biaya perusahaan. Salah satu bentuk efisiensi antara lain, pengadaan pupuk oleh Holding Perkebunan yang diyakini bisa menekan harga lebih efisien dan kompetitif serta mengendalikan penggunaan pupuk secara cermat sesuai kebutuhan.  Sementara untuk meningkatkan produktivitas dalam menjalankan operasional, manajemen memastikan pengelolaan dan prosesnya berjalan baik sesuai SOP mulai dari teknis penanaman, perawatan, pemupukan, panen hingga pengangkutan ke pabrik pengolahan.

Dalam mencapai target ini perlu dukungan pengembangan Tl agar datanya akurat dalam mengontrol produktivitas dan efisiensi serta dalam membuat keputusan,” tuturnya.  Saat ini, Holding Perkebunan bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia, Tbk sedang mengejar penerapan Enterprise Resources Planning (ERP) – SAP sebagai bagian dari penerapan Tl di semua anak usaha Holding Perkebunan.

Ia melanjutkan, dalam waktu dekat pihaknya akan membuat ranking internal anak perusahaan. Tujuannya, semua anak perusahaan yang terdiri dari PTPN I, II, IV hingga XIV berkompetisi dalam perbaikan kinerja dan target pendapatan dan jika berjalan dengan lancar akan dilanjutkan kompetisi dengan perusahaan perkebunan swasta.

Manajemen mulai melakukan upaya optimalisasi aset non core yang memiliki potensi besar dalam memberikan kontribusi terhadap revenue perusahaan dan meneruskan upaya penetrasi pada industri hilir dari setiap komoditi,” terangnya. Menurut dia, dari zaman dahulu hingga sekarang fokus bisnis perusahaan tidak berubah. Inti bisnisnya seperti kelapa sawit, karet, kopi, gula, serta teh.

Source Dasuki Amsir Nakhoda Baru Holding Perkebunan

Leave A Reply

Your email address will not be published.