Dari Pesawat N219 Sampai Nyamuk Wolbachia

46

09 Agustus 2016 —¬†Beragam karya anak bangsa akan dipamerkan dalam peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) ke-21 pada 10 Agustus. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir mengungkapkan, Harteknas tahun ini menjadi istimewa lantaran Indonesia bisa membuat sejumlah inovasi teknologi karya anak bangsa. Selain itu, menjadi pertama kalinya sejak 1995 digelar di luar DKI Jakarta. Harteknas yang berlangsung di Stadion Manahan Solo akan dibuka dan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Nasir, hal yang paling membanggakan adalah akan dipamerkannya N219, pesawat yang dibuat oleh anak bangsa.

“Tahun pertama Harteknas (pada 1995), Indonesia berhasil meluncurkan N250 dan sekarang kami ingin pamerkan hasil karya Indonesia tanpa keterlibatan asing. Kami bisa membuat N219,” kata Nasir dalam keterangannya di Loji Gandrung Surakarta, Sabtu (6/8) malam.

Pesawat tersebut, kata Nasir, rencananya akan diproduksi secara massal. Saat ini, pesawat tengah dalam tahap sertifikasi untuk sejumlah komponen. Kendati sejumlah negara tetangga sudah memesan, menurut Nasir, N219 akan diproduksi untuk dalam negeri terlebih dulu. “Potensial market-nya sekarang sudah 200, sementara kapasitas produksinya cuma 24 per tahun. Jadi, kita tidak bicara ekspor dulu. Untuk dalam negeri saja, sementara Myanmar dan Filipina meminta,” tuturnya.

Jika sertifikasi sejumlah komponen sudah selesai, diharapkan pada 2017 menjadi tahun kebangkitan kedirgantaraan Indonesia. Selain pesawat, juga akan dipamerkan produk hasil riset pertanian dan pangan, seperti padi gogo dan padi organik. Di bidang kesehatan, ada penemuan untuk memberantas penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti, yakni melalui penebaran nyamuk wolbachia. Temuan ini diperkenalkan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Di bidang transportasi, mahasiswa dari Institut Teknologi Surabaya (ITS) akan memamerkan Garansindo Electronic Scooter ITS atau Gesit. Sebuah sepeda motor dengan menggunakan listrik sebagai daya pacu. “Sudah waktunya Indonesia pakai green energy, menghindari bahan bakar fosil, menggunakan kendaraan listrik,” kata Nasir. Kemarin, Nasir mengawali rangkaian acara Harteknas dengan melakukan jalan santai. Didampingi Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, jalan santai dilakukan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi. Di situ, dipamerkan juga sejumlah karya anak bangsa, seperti robot dan sepeda ramah lingkungan yang merupakan buatan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. “Ini mengawali pembukaan Harteknas pada 10 Agustus. Kami ingin menggelorakan kembali inovasi anak bangsa,” tutur Nasir pada sela-sela jalan santai, Ahad (7/8) pagi.

Source Dari Pesawat N219 Sampai Nyamuk Wolbachia

Leave A Reply

Your email address will not be published.