Cerita SMN Fisyabillah: Bhineka Tunggal Ika Benar Adanya!

41

25 Januari 2016

Cerita peserta Program Siswa Mengenal Nusantara yang membawa pelajar-pelajar terpilih dari Maluku untuk menjelajahi Kalimantan Selatan. Berikut dikisahkan oleh Fisyabillah dari SMA N 11 Ambon. Assalamualaikum Wr. Wb. Pertama, kita sampaikan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena kita masih diberi kesempatan untuk mengikuti Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang diadakan oleh Kementrian BUMN, dari awal kegiatan hingga usai.

Saya ingin menyampaikan pesan dan kesan tentang Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN). Pada awal saya dipilih untuk mewakili Provinsi Maluku ke Kalimantan Selatan, saya sangat senang dan bersemangat. Dari awal saya karantina dan bertemu teman-teman dari kabupaten/kota lain di Provinsi Maluku. Dari sini saja saya sudah bisa menambah wawasan saya tentang Provinsi Maluku, karena kebetulan saya belum lama pindah ke Ambon. Jadi saya masih belum mengetahui keadaan daerah di luar Ambon. Dari teman-teman baru ini, saya mulai berniat untuk membuka dan menambah wawasan tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejak sampai di Kalimantan Selatan, saya sangat senang dan juga penasaran tentang budaya Kalimantan Selatan. Budaya Kalimantan Selatan sangat berbeda dengan budaya kami di Maluku, hampir semuanya berbeda dan itu juga yang membuat saya semakin tertarik dan penasaran. Saya dengar dari orang yang bilang kalau orang Maluku itu ramah dengan orang yang bahkan belum kenal. Tapi semenjak saya ke Kalimantan Selatan, ternyata orang Kalimantan Selatan itu lebih ramah lagi, Saya senang dan tertarik dengan Kalimantan Selatan. Saya mengambil kesimpulan bahwa memang semua orang Indonesia itu ramah.

Melalui Program SMN, saya sebagai peserta sangat senang dan bangga, karena dari saya sendiri mendapatkan pengalaman yang tidak akan dilupakan dan tidak akan diulang lagi. Banyak tempat yang tidak sembarang orang bisa datang dan melihat-lihat, tetapi kami dengan gampangnya masuk, melihat, dan menanyakan apa yang kami ingin tahu. Melalui Program SMN saya bisa mengetahui perbedaan apa antara satu provinsi dengan provinsi yang lain.

Selama ini kami hanya diajarkan di dalam kelas tentang “Bhineka Tunggal Ika” tapi kami tidak mengetahui apakah itu benar adanya. Setelah saya mengenal dan belajar budaya Kalimantan Selatan, memang berbeda secara signifikan. Tetapi ada sesuatu yang sama dari Provinsi Maluku dan Kalimantan Selatan. Saya terharu, ternyata kita semua ini bersaudara, dengan diawali sambutan saat kami sampai di Kalimantan Selatan sampai sekarang saya sangat senang dan berkesan dengan keramahan dan sikap orang Kalimantan Selatan yang sangat menghargai kami di sini.

Jadi secara keseluruhan, saya sangat senang dan bangga bisa mengenal budaya provinsi lain. Jadi kita bisa menghargai yang namanya perbedaan. Perbedaan itu bukan alasan untuk berdebat. Seperti kata Kepala Humas Pelindo III, Pak Edi Priyanto, “Negara  Indonesia ini bukan dipisahkan oleh lautan, tapi DISATUKAN oleh lautan”.

Source Cerita SMN Fisyabillah: Bhineka Tunggal Ika Benar Adanya!

Leave A Reply

Your email address will not be published.