Bus Baru Perum DAMRI

122

JAKARTA – Perum DAMRI menerima 365 bus bantuan dari Pemerintah. Pengadaan program pemberian bantuan 1.240 bus dari Kementerian Perhubungan kepada sejumlah Pemerintah Daerah dan 2 BUMN bidang transportasi merupakan bagian dari upaya Kemenhub untuk merealisasikan program “Nawa Cita”.

“Pengadaan bus ini mewakili dua program Nawa Cita yaitu yang pertama dimana negara itu hadir untuk memberikan rasa aman. Namun transportasi juga adalah kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga pelayanan transportasi yang baik untuk melayani masyarakat dan mobilitas masyarakat, juga merupakan perwujudan negara hadir,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo dalam sambutannya ketika menyerahkan bus bantuan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (21/1).

Sugihardjo menambahkan bahwa pengadaan bus bantuan untuk angkutan perintis, khususnya angkutan penumpang adalah perwujudan dari program “Nawa Cita” yang ketiga, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran. “Pembangunan di wilayah pinggiran (terluar/terpencil/perbatasan) tidak mungkin diserahkan kepada pihak swasta sehingga negara harus hadir dengan memberikan pelayanan angkutan perintis untuk mewujudkan wawasan nusantara,” jelas Sugihardjo.

Secara terperinci Perum DAMRI menerima alokasi bus sebagai berikut : 225 Bus BRT (Angkutan Perkotaan), 15 unit Bus Pemadu Moda yang digunakan untuk melayani: Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, Provinsi Bengkulu (3 unit); Bandar Udara El-Tari, Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (3 unit); Bandar Udara Haluoleo, Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (3 unit); Bandar Udara Mutiara, Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (3 unit); dan Bandar Udara Supadio, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat (3 unit).

125 Bus Angkutan Perintis di 31 Provinsi yaitu : Provinsi Aceh (4 unit); Provinsi Sumatera Utara (5 unit); Provinsi Sumatera Barat (1 unit); Provinsi Riau (5 unit); Provinsi Kepulauan Riau (4 unit); Provinsi Jambi (2 unit); Provinsi Bengkulu (1 unit); Provinsi Sumatera Selatan (6 unit); Provinsi Bangka Belitung (7 unit); Provinsi Lampung (1 unit); Provinsi Banten (2 unit); Provinsi Jawa Barat (9 unit); Provinsi Jawa Tengah (1 unit); Provinsi Jawa Timur (7 unit); Provinsi Nusa Tenggara Barat (7 unit); Provinsi Nusa Tenggara Timur (10 unit); Provinsi Kalimantan Barat (2 unit); Provinsi Kalimantan Tengah (8 unit); Provinsi Kalimantan Selatan (4 unit); Provinsi Kalimantan Timur (2 unit); Provinsi Kalimantan Utara (6 unit); Provinsi Sulawesi Selatan (1 unit); Provinsi Sulawesi Barat (2 unit); Provinsi Sulawesi Tengah (2 unit); Provinsi Sulawesi Tenggara (6 unit); Provinsi Gorontalo (2 unit); Provinsi Sulawesi Utara (2 unit); Provinsi Maluku (4 unit); Provinsi Maluku Utara (2 unit); Provinsi Papua (6 unit); dan Provinsi Papua Barat (4 unit).

Penyerahan bantuan bus ini dilakukan secara simbolis dari Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Sugihardjo, kepada Walikota Pekanbaru, Bupati Bantaeng, Bupati Karo, Bupati Tabanan, Dirut Perum Damri, dan Dirut Perum PPD. Penyerahan bantuan bus tersebut juga disaksikan oleh Ketua Komisi V DPR-RI dan Komite II DPD-RI.

Dengan diserahkannya bantuan bus kepada Pemerintah Daerah dan dua BUMN tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas moda transportasi umum di Indonesia, meningkatkan pelayanan jasa transportasi umum, dan dapat memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.

Source Bus Baru Perum DAMRI

Leave A Reply

Your email address will not be published.