Bumn Salurkan Dan Siapkan Bantuan Jangka Panjang Pengungsi Gunung Agung

20

7 Desember 2017

BUMN Hadir untuk Negeri kembali menyalurkan bantuan ke Pos Komando Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Agung. Sebanyak 36 BUMN yang tergabung dalam Posko A (Klungkung), Posko B (Buleleng), dan Posko C (Karangasem) bentukan Kementerian BUMN, menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan kebutuhan MCK bagi pengungsi bencana Gunung Agung.

Selama tiga hari, 5-7 Desember 2017, BUMN Hadir Untuk Negeri berkeliling ke tiga Posko Pengungsi untuk menyerahkan bantuan.

Pada 5 Desember 2017, 12 BUMN (Pertamina, Bank BTN, Angkasa Pura I, Adhi Karya, RNI/ GIEB, Askrindo, Jasa Raharja, Semen Indonesia, Nindya Karya, PPA, Garuda Indonesia dan Taspen) menyerahkan bantuan bagi pengungsi bencana erupsi Gunung Agung di Gor Suwecapura – Klungkung, yang diterima langsung oleh Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Tercatat jumlah pengungsi di Gor Sueca Pura mencapai angka lebih dari 9.000 orang.

Pada 6 Desember 2017, 9 BUMN (ITDC, Bank Mandiri, Hutama Karya, Jamkrindo, Jiwasraya, Pelindo III, Pupuk Indonesia, HIN, Pegadaian, Jasamarga)  menyerahkan bantuan bagi pengungsi di Desa Les, Tejakula – Buleleng, yang diterima langsung oleh Asisten I  Sekda Buleleng Made Arya Sukerta, SH bersama Kadis Sosial Buleleng, Camat Tejakula, Dandim Buleleng, Kapolsek serta Koramil Tejakula. Tercatat jumlah pengungsi di kecamatan Tejakula mencapai angka lebih dari 8.000 orang.

Sedangkan pada 7 Desember 2017, 14 BUMN (Bank BRI, Bank BNI, Waskita Karya, Jasindo, Telkom, PGN, Asabri, ASDP, Sucofindo, Pertani, Pelni, Pos Indonesia, PLN, PNM) menyerahkan bantuan bagi pengungsi di Posko Tanah Ampo Manggis Karangasem, yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, SH., MH.. Tercatat jumlah pengungsi di kabupaten Karangasem mencapai angka lebih dari 37.146 orang.

Bantuan yang disalurkan berupa bahan-bahan makanan, kebutuhan dan peralatan mandi, kebutuhan bayi, tandon air, semen, serta closet duduk dan peralatan MCK, selain dana bantuan yang diserahkan langsung kepada pimpinan pemerintah daerah setempat.

Penggalangan posko, barang, dan dana bantuan 36 BUMN Peduli Gunung Agung tersebut dikoordinir oleh ITDC, BUMN Pengembang dan Pengelola kawasan pariwisata the Nusa Dua Bali dan the Mandalika Lombok, khususnya sesaat setelah Gunung Agung meletus 21 November lalu.

Direktur Strategi Korporasi dan Keuangan ITDC, Jatmiko K. Santosa, menyatakan ITDC sebagai Koordinator Utama BUMN Hadir Untuk Negeri Peduli Erupsi Gunung Agung dalam penyaluran bantuan kepada korban erupsi Gunung Agung telah menyiapkan bantuan jangkan panjang.  “BUMN hadir bukan hanya untuk berbisnis saja. Saat bencana seperti ini, BUMN akan selalu hadir memberi dukungan dan bantuan kepada masyarakat,” paparnya.

Pada penyerahan bantuan di Posko Tanah Ampo Manggis Karangasem, Wakil Bupati Karangasem menyampaikan apresiasi kepada BUMN yang telah memberikan bantuan kepada para korban. “Dalam kondisi seperti ini kami memerlukan bantuan dari masyarakat, industri dan semua pihak,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut ia pun menyatakan keprihatinan dan rasa sedih terkait informasi yang tak sesuai dengan fakta. Banyak informasi bahkan pemberitaan yang terlalu berlebihan. Seperti dicontohkan berita hujan batu beberapa waktu lalu. “Saya sampai langsung melakukan pengecekan, ternyata tak ada hujan batu. Hal-hal seperti ini justru menambah ketakutan. Kami mohon kepada masyarakat maupun media untuk tetap menjaga situasi agar tak makin menambah ketakutan korban bahkan wisatawan,” pintanya.

Disebutkan, radius berbahaya Gunung Agung saat ini 8-10 kilometer saja. Namun akibat ketakutan, Karangasem menjadi lumpuh. Karangasem memiliki 18 objek wisata dan yang resmi ditutup hanya Besakih saja dan sebagian pantai Tulamben. “Banyak objek wisata di Karangasem masih aman untuk kegiatan wisata,” tandasnya.

Source Bumn Salurkan Dan Siapkan Bantuan Jangka Panjang Pengungsi Gunung Agung

Leave A Reply

Your email address will not be published.