Bumn Perkebunan Di Festival Antikorupsi Bandung 2015

31

11 Desember 2015 — Pada tanggal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan Festival Antikorupsi 2015 di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Bandung. Acara ytersebut merepresentasikan bentuk pertanggung-jawaban kepada publik dalam mendorong gerakan antikorupsi dan mempresentasikannya kepada masyarakat sesuai dengan format program/kegiatan dan karya yang dirancang, dibangun dan dikembangkan oleh masing-masing pemangku kepentingan.

BUMN Perkebunan yang merupakan Gabungan dari PT Perkebunan Nusantara I sd XIV turut serta pada Festival ini. Peserta-peserta yang ikut pada penyelenggaraan Festival Antikorupsi ini diantaranya adalah instansi pemerintah seperti: Kementerian, BUMN, sektor swasta, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, lembaga pendidikan, media massa, dll.

Sebagai mana diketahui, tujuan pelaksanaan Festival Anti Korupsi ini adalah untuk menumbuhkan inisiatif dari komunitas yang melibatkan masyarakat serta menumbuhkan rasa kepemilikan dan keterlibatan masyarakat. Dalam sambutan Presiden Joko Widodo yang dibacakan oleh Menkopolhukam Luhut B. Panjaitan Presiden menegaskan bahwa Untuk mencegah dan memerangi korupsi memerlukan langkah-langkah yang komprehensif yaitu Kata kuncinya adalah partisipasi rakyat untuk terlibat dalam melawan korupsi, kerjasama bahu membahu

antar lembaga-lembaga penegak hukum, sinergi antara eksekutif, legislatif dan yudikatif, keteladanan para pemimpin pemegang kekuasaan dari pusat sampai daerah untuk berdiri di depan membangun kepemimpinan yang bebas korupsi.

Juga pada kesempatan ini, Presiden mengajak semua elemen bangsa agar mengukuhkan semangat bersama kita, yaitu Indonesia yang bebas dari korupsi dimana Semangat bersama itu tidak akan terwujud apabila kita tidak bersatu melawan korupsi, tanpa sinergi antar lembaga negara untuk melawan korupsi, yang senang adalah para koruptor dan semakin agenda pemberantasan korupsi kita terhambat, yang menikmati adalah para koruptor dan semakin kita terjebak hanya dalam wacana tanpa aksi nyata, yang tertawa-tawa adalah para koruptor.

Penyelenggaraan Festival Anti-Korupsi tahun ini KPK bekerjasama dengan komunitas kreatif kota Bandung yang akan menggelar beragam rangkaian kegiatan untuk menyebarluaskan kampanye dan edukasi antikorupsi itu, dmana serangkaian diskusi dan seminar Anti Korupsi diselenggarakan serta menanamkan kata “Prung” dan sebagai tagline Festival Anti-Korupsi 2015. “Prung” adalah kata ajakan dalam bahasa Sunda yang berarti “Ayo” dalam bahasa Indonesia, atau “Go” dalam Bahasa Inggris.

Harapan dari kata “prung” menjadi sebuah idiom yang memasyarakat, agar warga dapat menggunakan kata “Prung” ini sebagai pernyataan sikap untuk jujur dan tidak korupsi. Festival Anti-Korupsi Internasional 2015 akan disemarakkan oleh berbagai kegiatan, antara lain festival kampung kreatif, pentas teater rakyat, konser musik rakyat, lomba orasi anti-korupsi, parenting anti-korupsi, “Prung Semai Kebaikan” di lima SMA/SMK di Bandung, kampanye kain perca, lomba karya tulis dan lomba foto jurnalistik untuk jurnalis dan umum juga acara lelang barang Gratifikasi.

Source Bumn Perkebunan Di Festival Antikorupsi Bandung 2015

Leave A Reply

Your email address will not be published.