BULOG Serap 20.000 Ton Gula Petani

32

26 Juli 2018

Perum Bulog menyerap 20 ribu ton gula milik petani pada musim giling 2018. Penyerapan perdana gula petani kali ini terdiri dari gula petani hasil pengolahan PTPN X 5.000 ton, PTPN XI 5.000 ton dan RNI 10.000 ton dengan harga Rp9.700 per kilogram (kg).

Untuk pembelian gula petani pada hari ini di PG Gempolkrep Mojokerto (PTPN X), PG Semboro Jember (PTPN XI), PG Krebet Baru malang (RNI) dan di PG Redjo Agung Madiun (RNI).

Penyerapan gula perdana sendiri ditandai dengan pengibaran bendera oleh Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar Utomo di PG Gempolkrep Mojokerto, Rabu (25/7/2018).

Kemudian truk-truk pengangkut gula tersebut berangkat. Perum bulog siap menyerap gula petani sampai 600 ribu ton hingga April 2019 mendatang. Adapun untuk jumlah total anggaran yang siapkan berkisar Rp6 triliun sampai Rp 7triliun.

“Dalam rangka mengamankan harga gula lokal di tingkat petani dan harga di tingkat konsumen, serta penguatan stok gula nasional, Perum Bulog telah menerima penugasan Pemerintah untuk menyerap gula dari tebu rakyat yang digiling di PG BUMN, yang sesuai standar kualitas SNI dengan harga Rp9.700,” terang Bachtiar.

Menurut Bachtiar, apabila harga gula petani di bawah Rp9.700 per kg, penugasan ini diputuskan dalam Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri Bidang Perekonomian tanggal 17 Juli 2018 dengan agenda Pembahasan Kebijakan Gula dan Beras.

Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi terbatas tersebut, Kementerian BUMN memerintahkan kepada Perum Bulog untuk segera melaksanakan penugasan pemerintah untuk melakukan pembelian gula petani dengan harga netto sebesar Rp9.700 per kg sampai dengan bulan April 2019.

“Kami berharap bahwa urusan pangan, khususnya sembilan pangan pokok dapat dikendalikan oleh Pemerintah melalui Perum Bulog. Hal ini sejalan dengan harapan Presiden RI agar ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia terjamin,” paparnya.

Dia menambahkan, dengan dibelinya gula milik para petani ini, nantinya bisa memberikan kesejahteraan terhadap para petani tebu. Diharapkan para petani tebu tetap terus menanam tebu.

Sementara itu, Ketua DPD APTRI PTPN X Mubin, menyatakan pihaknya bersyukur gula milik petani terserap semua. Kedepan petani harus meningkatkan kualitas gula yang dijual ke bulog.

“Petani sangat bersyukur atas gulanya yang diserap bulog. Hasil produksi 2018 petani sudah aman karena dibeli bulog secara keseluruhan, khusus produksi gula petani,” terang Mubin.

Source BULOG Serap 20.000 Ton Gula Petani

Leave A Reply

Your email address will not be published.