BULOG Pastikan Tidak Ada Tambahan Impor Beras

51

05 September 2018 | PERUM Bulog memastikan ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang regional seluruh wilayah mencukupi hingga akhir 2018. Stok beras nasional tercatat telah mencapai 2,6 juta ton.

“Stok beras Bulog ada 2,6 juta ton dan gudang di DKI sudah penuh. Kami sudah banyak sewa gudang untuk simpan beras,” ujar Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso, di Gudang Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (4/9).

Buwas, sapaan akrabnya, membantah pihaknya berencana melakukan impor tambahan sebanyak 2 juta ton beras untuk menekan harga eceran tertinggi yang disebut naik hingga akhir 2018. Pasalnya, Bulog tengah mempercepat penyaluran stok beras yang melimpah ke masyarakat lantaran kekurangan tempat penyimpanan.

“Jadi bukan soal datang berasnya. Kalau disuruh operasi kita senang karena mengurangi beban. Target kita hanya 1,5 juta ton untuk CBP. Sekarang stok sudah 2,6 ton, kalau tambah lagi enggak mampu gudang kita,” ucapnya.

Menurutnya stok beras milik Bulog telah tersebar di beberapa gudang milik TNI dan Polri yang disewa. Meski demikian, Buwas memahami izin impor beras diperbolehkan saat menghadapi kendala seperti cuaca yang dampaknya langsung dirasakan petani.

“Kalau impor 2 juta ton beras, itu mau taruh di mana. Situasi lain mungkin perlu itu bisa saja impor, tapi sekarang saya rasa tidak,” ungkapnya.

Mantan Kepala BNN ini menambahkan operasi pasar bakal gencar dilakukan untuk menyerap stok beras Bulog. Pendistribusian beras siap dilakukan melalui kegiatan Ketersediaan Pasokan Stabilisasi Harga (KPSH) Beras Medium sebanyak 15 ribu ton di seluruh wilayah dengan HET Rp8.100 per kg.

“Mudah-mudahan segera diserap. Kegiatan kita lakukan seperti ini karena penyerapan relatif kecil. Kita lakukan operasi di seluruh pasar yang ada termasuk di perumahan sebanyak mungkin dan tidak kita batasi,” pungkasnya

Source BULOG Pastikan Tidak Ada Tambahan Impor Beras

Leave A Reply

Your email address will not be published.