BULOG Bangun Gudang Bawang Dengan Sistem Pengkondisian Udara Di Brebes

27

04 Juli 2018

Brebes – Bawang merah merupakan komoditas andalan Brebes. Produk ini juga sempat mewarnai tingginya inflasi pada awal tahun 2015 dan tahun 2016. Hal itu disebabkan tingginya harga bawang dan tingkat permintaan konsumen.

Untuk mencegah terjadinya inflasi, sekaligus mengontrol harga bawang agar tetap stabil, Direktur Utama Bulog, Budi Waseso meresmikan tempat penyimpanan bawang merah di Komplek Pergudangan Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Rabu 4 Juli 2018.

Gudang penyimpanan dengan Sistem Pengkondisian Udara (Controlled Atmosphere Storage/CAS) itu dibangun di atas lahan seluas 7.830 meter persegi. Adapu luas bangunan 3.686 meter persegi. Termasuk gudang untuk menjemur bawang juga disediakan dengan luas 391 meter persegi.

Sarana penyimpanan bawang ini mempunyai 20 kopel atau area yang saling berhubungan. Masing-masing kopel dapat menampung 13,6 ton bawang askip (kering) yang masih gedengan (berdaun yang diikat seperti konde). Jumlah tersebut setara dengan 16,32 ton bawang rogol askip (bawang tanpa daun).

Seperti diketahui, bawang merah merupakan jenis sayuran yang mudah busuk jika ditempatkan pada ruangan dengan suhu yang tidak menentu. Dalam sarana penyimpanan sistem CAS, maka udara dan kelembaban dapat terkontrol. Begitu juga dengan senyawa udara seperti oksigen, karbondioksida, nitrogen dan ethylene.

Secara garis besar, tempat penyimpanan tersebut bisa menghambat penuaan bawang merah yang dapat mengakibatkan kebusukan terhadap produk unggulan Brebes itu.

Budi Waseso yang akrab disapa Buwas ini menuturkan, gudang‚Äč penyimpanan ini merupakan sebuah pengembangan bisnis dari Bulog. Diharapkan dengan adanya gudang ini bisa menstabilkan harga dan memudahkan pendistribusian bawang merah di tingkat petani hingga konsumen.

“Dengan sistem dan teknologi ini, bawang merah dapat disimpan tiga sampai enam bulan lamanya dengan nilai penyusutan maksimal 10%,” jelas Buwas.

Bulog berharap, dibangunnya gudang penyimpanan dengan sistem dan teknologi ini bisa menjadikan produk pertanian mempunyai nilai tambah di tingkat petani. Dengan begitu, dapat memutus rantai distribusi yang berbelit.

“Pembangunan gudang ini, tentu sangat membantu operasional Bulog dalam penyimpanan produk pertanian yang memadai, khususnya komoditas penyimpanan bawang merah, dan komoditas lainnya seperti bawang putih, cabai, padi, dan sayur mayur,” pungkas Buwas.

Source BULOG Bangun Gudang Bawang Dengan Sistem Pengkondisian Udara Di Brebes

Leave A Reply

Your email address will not be published.