Bongkar Muat Barang Masih di Bumiharjo

38

19 Januari 2015

Pangkalan Bun – Hingga hari ke-19 pasca musibah jatuhnya AirAsia QZ8501, Pelabuhan Panglima Utar Kumai masih dijadikan posko pencarian korban. Dampaknya, aktivitas bongkar muat di pelabuhan belum kembali normal seperti biasanya. Sejumlah kapal milik Basarnas, Polri, dan TNI AL, masih siaga untuk bergiliran melakukan operasi pencarian korban.

Menyikapi hal ini, PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Kumai mengeluarkan kebijakan guna mendukung proses evakuasi dan pencarian (korban dan serpihan) pesawat AirAsia QZ8501. Untuk menjaga kelancaran arus barang, bongkar muat dialihkan ke Pelabuhan Tanjung Kalap Bumiharjo.

General Manager PT Pelindo III Cabang Kumai, Budi Setiyono mengatakan, tidak ada gangguan pasokan logistik bagi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan sekitarnya. “Kapal-kapal kargo yang membawa pasokan logistik dialihkan ke Bumiharjo yang berjarak 15 mil dari Kumai. Jadi Pelabuhan Kumai hanya untuk penumpang meskipun ada proses evakuasi pesawat AirAsia,” kata Budi Setiyono kemarin. Lebih jauh ia menegaskan, aktivitas pelayaran kapal penumpang dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai masih sesuai dengan jadwal, meskipun beberapa waktu lalu sempat ada penundaan karena pengaruh cuaca.

Terkait proses pencarian dan evakuasi kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501, Budi telah berkoordinasi dengan Badan SAR Nasional dan berbagai pihak terkait. Pelindo III Cabang Kumai menyediakan logistik dan pasokan air bersih untuk kapal-kapal yang terlibat dalam proses pencarian dan penyelamatan. Pantauan di Pelabuhan Panglima Utar Kumai kemarin siang, tampak truk pengangkut barang mulai beraktivitas, meski tidak sepadat biasanya. Sementara sejumlah petugas terlihat masih siaga di posko, baik petugas kesehatan, TNI, Polri dan Basarnas.

Source Bongkar Muat Barang Masih di Bumiharjo

Leave A Reply

Your email address will not be published.