Bnpt Diperluas, Perbesar Porsi Cadangan Beras Pemerintah

48

22 September 2017

Jakarta – kabarbisnis.com: Perum Bulog dapat diberikan penugasan untuk memperbesar Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari 350.000 ton menjadi 1,5 juta ton. Hal ini sebagai konsekuensi beralihnya program beras bagi masyarakat sejahtera (rasta) menjadi bantuan pangan non tunai (BPNT) atau e-voucher.

“Rasta relatif efektif sebagai alat stabilisasi menahan gejolak harga beras. Namun, ketika rasta tidak ada lagi, stabilisasi sepenuhnya bergantung pada kekuatan Cadangan Beras Pemerintah,” ujar Anggota Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan, Khudori, dalam Focuss Group Discussion (FGD) “Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Stabilisasi Pangan”.

Menurut Khudori, CPB sebagian besar dapat diisi beras kualitas premium.CBP premium selain untuk operasi pasar, dapat digunakan bagi program pemerintah seperti food for work, ekspor , program anti kemiskinan dan bantuan internasional. Untuk kebutuhan sebesar itu, Khudori memperkirakan dibutuhkan budget antara Rp15-20 triliun, belum termasuk biaya pemeliharaan.

”Diperkirakan lebih besar dari Rasta saat ini lebih dari Rp 21,7 triliun,” ujar Khudori.

Solusi selanjutnya, sambung Khudori, pemerintah juga dapat memberi penugasan Bulog mengisi beras di outlet pembelian pangan non tunai. Menurut Khudori cara ini tidak akan signifikan mengubah fungsi Rasta, sebagai stabilisasi harga beras. Sementara ekistensi Bulog sebagai penyangga harga pangan,terutama beras tetap terjaga. Anggota Ombudsman Alamsyah Saragih berpendapat Bulog tetap berpeluang berkontribusi dalam program BPNT. Bulog dapat melakukan operasi pasar murni, namun untuk menyiapkannya Bulog harus berbenah diri untuk menghasilkan beras yang berkualitas. Dengan mengutamakan mutu, harganya dapat bersaing dengan produk sejenis di pasar. Bulog dapat memodernisasi manajemen stok beras.

“Beras yang masuk ke gudang diukur dengan timbangan elektronik. Cara ini mengurangi resiko terjadinya penyimpangan,”kata dia.

Sebagai informasi rencananya Kementerian Sosial akan memperluas BNPT ke 54 kota lainnya. Dengan begitu ada 98 kota/kabupaten yang menjadi target penyaluran BNPT. Adapun jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tertera tahun ini sebesar 1.286.194 penerima, ditambah lagi sebesar 438.975 atau menjadi 1.725.069 KPM. Masyarakat memperoleh beras,gula minyak goreng, telur dan kebutuhan pangan lainnya. Untuk bantuan sebesar 110.000 rupiah, KPM menerima beras sebanyak 10 kilogram dan gula sebanyak 2 kilogram. Program voucher pangan ini diklaim telah melibatkan 14.000 pengecer beras berbasis EDC. Lewat Rumah Pangan Kita bermitra dengan BRILink, BNI, Mandiri dan E-Warong KUBE. Bulog sendiri menyediakan beras dan gula.

Source Bnpt Diperluas, Perbesar Porsi Cadangan Beras Pemerintah

Leave A Reply

Your email address will not be published.