Bitcoin, Mata Uang Digital yang Sensasional (1)

14

Kamis, 21 Juli 2016 | Sathosi Nakamoto, merupakan sebuah nama dibalik munculnya Bitcoin. Meskipun nama Satoshi Nakamoto terdengar seperti nama Jepang, sosok asli dari Satoshi belum pernah diketahui. Tidak ada yang mengaku dan dapat membuktikan sosok ini dalam dunia nyata. Satoshi mulai membahas Bitcoin pada oktober 2008 dan secara resmi meluncurkan Bitcoin pada tahun 2009 sebagai open source software.

Decentralized Cryptocurrencies itulah Bitcoin. Menurut definisinya, berarti mata uang digital terdesentralisasi dan dikelola oleh jaringan peer to peer yang pelaksanaannya dilakukan melalui prinsip kriptografi. Prinsip ini berlaku dalam proses pembuatan atau produksinya, dan juga pada validasi setiap transaksi. Atau jika diterjemahkan secara bebas, berarti mata uang yang dibentuk dan ditransaksikan berdasarkan prinsip matematika yang kompleks.

Setiap transaksi dari Bitcoin dilakukan langsung dari pengguna ke pengguna tanpa perantara, diverifikasi oleh network nodes (komputer/perangkat yang terhubung dalam jaringan), dan tercatat dalam buku besar serta terdistribusi bernama blockchain yang dapat diakses publik. Karena itu, Bitcoin tidak bisa terikat aturan dan kebijakan. Hal ini dapat dianalogikan laiknya uang tradisional dari emas yang dipertukarkan langsung dari pengguna ke pengguna tanpa adanya lembaga yang mencetak, namun memiliki kelebihan yaitu memiliki mekanisme pengaman anti pemalsuan serta semua jumlah uang emas yang beredar dan ditransaksikan tercatat dalam sebuah buku besar yang dimiliki dan diketahui oleh semua pengguna uang emas tersebut. Menarik bukan?

Bagaimana Bitcoin dihasilkan? Bitcoin dihasilkan dalam “tambang” virtual. Dalam memproses semua transaksi, para penambang Bitcoin harus menyelesaikan sebuah perhitungan matematika yang rumit. Ketika mereka berhasil menemukan solusinya, sebuah blok akan terbentuk di dalam blockchain dan para penambang itu akan memperoleh Bitcoin baru yang terlahir dari sistem. Bitcoin ini akan mereka sebarkan kembali ke dalam jaringan ketika mereka melakukan transaksi dengan para pengguna Bitcoin yang lain. Proses penciptaan Bitcoin ini akan berkurang seiring berjalannya waktu. Dalam waktu yang telah ditentukan, jumlah Bitcoin yang ada tidak akan melebihi 21 juta Bitcoin. Yang lebih penting lagi adalah, Bitcoin tidak akan bisa dimanipulasi oleh siapapun.

Setiap transaksi publik mempunyai kunci privat (private key) yang sesuai sehingga hanya pihak penerima-lah yang dapat melakukan transaksi berikutnya. Transaksi akan disiarkan ke dalam jaringan, dicatat dalam buku besar, dan sebuah kunci baru akan diciptakan untuk memberikan hak kepemilikan penuh kepada pihak penerima meskipun secara teknis informasi tersebut tersedia pada setiap komputer yang terhubung dalam jaringan Bitcoin.

Hasilnya, Bitcoin dapat ditukar secara bebas oleh siapa saja yang terhubung dalam jaringan, bahkan melewati batas negara. Transaksi ini dapat dilakukan tanpa lembaga apapun sebagai perantara. Transaksi dapat dilakukan dari mana saja di dunia selama mereka memiliki akses ke jaringan. Selain itu, transaksi ini berpotensi untuk dilakukan secara anonim sehingga bagaikan mata pisau, potensi ini dapat digunakan untuk transaksi ilegal.

Source Bitcoin, Mata Uang Digital yang Sensasional (1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.