Belajar Potensi Geothermal Indonesia di Booth Pertamina

47

06 September 2018 — Pertamina melalui anak perusahaannya PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) ikut berpartisipasi dalam pameran yang diadakan di ajang Indonesia Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2018. Pameran tersebut menjadi sarana bagi PGE untuk menyampaikan pencapaian dan target pengembangan geothermal di masa mendatang kepada para pengunjung.

Seperti yang dilakukan Senior Analyst Of Evaluation & Control PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Jati Permana pada hari pertama pameran, Kamis (6/9/2018). Di hadapan mahasiswa Universitas Pertamina yang mengunjungi booth Pertamina, ia memaparkan skema bisnis dan pencapaian PGE hingga saat ini.

“Para mahasiswa mendapatkan banyak informasi terkait bisnis geothermal Indonesia. Mereka jadi lebih memahami bahwa sekarang potensi geothermal di Indonesia ini sangat tinggi, namun kapasitas terpasangnya belum maksimal. Saya senang mereka antusias menggali ilmu tentang perkembangan energi geothermal Indonesia,” ujarnya.

Salah satu mahasiwa Universitas Pertamina yang mendengarkan penjelasan Jati Permana merasa sangat senang mendapatkan tambahan pengetahuan tentang geothermal. “Bersama 25 teman lainnya, saya mendapatkan ilmu tentang geothermal lebih banyak.

Sayangnya hingga saat ini potensi tersebut memang belum dimanfaatkan secara maksimal. Jadi sebagai generasi muda penerus bangsa, kita bisa mengetahui hal-hal yang bermanfaat seperti ini. Kita juga secara tidak langsung diajak untuk memikirkan pengembangan energi baru dan terbarukan demi masa depan bangsa,” ujarnya

Hal senada disampaikan David. “Saya yakin ke depannya energi ini bisa menjadi energi yang sangat dibutuhkan di masa datang dan harus mulai dikembangkan tanpa henti dari sekarang. Saya harapkan Pertamina bisa terus maju untuk semakin mengembangkan potensi geothermal yang ada di Indonesia saat ini,” pungkasnya usai mendengarkan penjelasan Jati Permana.

Source Belajar Potensi Geothermal Indonesia di Booth Pertamina

Leave A Reply

Your email address will not be published.