BATAN Lebih Dekatkan Kepada Masyarakat Melalui Temu Pelanggan

17

(Yogyakarta, 01/04/2019) Badan Tenaga Nuklir (BATAN) terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar temu pelanggan oleh Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) dan Pusat Sains dan Teknologi Akseralator (PSTA) di Auditorium STTN, Jl. Babarsari, Yogyakarta, Senin (01/04).

Gelaran temu pelanggan yang diikuti oleh beberapa institusi pendidikan, pemerintah, industri, swasta, rumah sakit, kelompok atau komunitas, lintas sektoral, dan masyarakat bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan yang diberikan BATAN kepada pelanggannya. Hal ini dikatakan oleh Ketua STTN, Edy Giri Rachman Putera.

“Selain itu, temu pelanggan ini juga bertujuan untuk mendapatkan umpan balik (feed back) dan saran perbaikan terhadap layanan yang kami berikan kepada masyarakat. Forum ini juga sebagai jembatan antara BATAN dengan pelanggan dalam menyampaikan aspirasi untuk perbaikan layanan khususnya PSTA dan STTN,” ujar Edy Giri.

Ia menyebutkan berbagai layanan PSTA dan STTN yang diberikan kepada masyarakat antara lain penyelenggaraan pendidikan diploma 4, kunjungan fasilias, pengujian sampel dan analisisnya, dan pemanfaatan fasilitas laboratorium. Selama tahun 2018, PSTA telah menerima pengujian sampel dari masyarakat sebanyak 773 kali, sebanyak 2307 orang telah berkunjung ke fasilitas nuklir Yogyakarta, dan 30 kali memberikan layanan pengujian kesesuaian pesawat sinar X.

Kegiatan temu pelanggan ini diakui Edy Giri bukan menjadi satu-satunya cara untuk meningkatkan kualitas layanan meningkatkan jumlah pelanggan. “Sosialisasi dan promosi pemanfaatan iptek nuklir untuk kesejahteraan perlu terus ditingkatkan. Menjalin kerja sama juga perlu dilakukan dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan aplikasi teknologi nuklir,” tambahnya.

Namun demikian upaya meningkatkan kualitas layanan PSTA dan STTN kepada masyarakat tidak terlepas dari berbagai hambatan. Hambatan yang dirasakan antara lain waktu pelayanan terbatas pada jam kerja dan kurangnya SDM, beberapa personil yang memberikan layanan memiliki fungsi dan kedudukan rangkap sehingga kurang maksimal dalam memberikan layanan.

Selain upaya penambahan SDM untuk mengatasi hambatan yang ada, juga diperlukan perbaikan terhadap laboratorium agar kualitas layanan dapat meningkat. Dengan meningkatknya kualitas layanan BATAN kepada masyarakat, Edy Giri berharap lebih banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan hasil litbang BATAN.

“Diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan hasil litbang PSTA melalui kegiatan penelitian bersama baik untuk sesama lembaga litbang maupun Perguruan Tinggi. Selain itu juga jasa layanan PSTA dan STTN dapat dimanfaatkan lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat, yang pada akhirnya dapat memberikan layanan terkait IPTEK Nuklir yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sebagai bentuk hilirisasi dari kegiatan litbang IPTEK Nuklir di Indonesia,” harapnya Humas – BATAN)

Source BATAN Lebih Dekatkan Kepada Masyarakat Melalui Temu Pelanggan

Leave A Reply

Your email address will not be published.