Baru 338.795 Orang Pemudik Menyeberang ke Sumatera

26

21-06-2017 | MERAK — Para pengguna jasa penyeberangan, khususnya yang akan melintasi Merak-Bakauheni kembali diimbau agar melakukan perjalanan pada siang hari dan sebelum waktu puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada Kamis (22/6) atau H-3 dan Jumat (23/6) atau H-2.

“Kami berharap agar pemudik ferry lebih awal melakukan perjalanan ke kampung halaman, dan memilih waktu siang hari. Diperkirakan, hari Kamis dan Jumat besok menjadi puncak arus mudik, yang sudah pasti terjadi kemacetan karena volume kendaraan yang membludak, tutur Faik Fahmi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rabu (21/6).

Secara total, berdasarkan data Posko Merak dari H-10 hingga pagi ini, tercatat jumlah penumpang yang telah diseberangkan mencapai 338.795 orang atau naik tipis 0,02 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 338.713 orang. Lalu, untuk roda dua, tercatat 15.587 unit atau turun 37,4 persen dibandingkan tahun lalu 24.914 unit, roda empat mencapai 32.567 unit atau turun 1,8 persen dibandingkan tahun lalu 33.153 unit.

Roda empat/lebih tercatat 48.047 unit atau naik 3,6 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 46.392 unit. Sehingga total kendaraan seluruhnya yang telah menyeberang ke Bakauheni mencapai 63.634 unit atau turun 10,8 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 71.306 unit.

Sementara itu, data produksi harian Posko Merak hingga pukul 08.00 pagi ini (H-5) mencatat trip kapal mencapai 128 trip selama 24 jam, atau naik 25,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 102 trip.

“Jumlah trip memang mengalami kenaikan, seiring dengan pengoperasian dermaga VI Pelabuhan Merak yang selesai dibangun pada Maret lalu. Kini, terdapat 6 dermaga dari sebelumnya hanya 5 dermaga yang beroperasi di Merak,” tuturnya.

Adapun total penumpang mencapai 84.239 orang atau turun 32,6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 125.003 orang, yang terdiri dari pejalan kaki 13.520 orang atau turun 43,4 persen dibandingkan tahun lalu 23.906 orang, dan penumpang di dalam kendaraan 70.719 orang atau turun 30 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 101.097 orang.

Lalu, jumlah sepeda motor 5.467 unit atau turun 63,6 persen dibandingkan tahun lalu 15.033 unit, roda 4 (kendaraan kecil) sebanyak 9.945 unit atau turun 14,5 persen dibandingkan tahun lalu 11.638 unit, bus 448 unit atau turun 16,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 535 unit, truk 1.173 unit atau naik 70,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 689 unit, dan jumlah kendaraan roda 4 lebih 11.568 unit atau turun 10,1 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 12.862 unit. Sehingga jumlah total kendaraan mencapai 17.033 unit atau turun 38,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 27.895 unit.

Kendati produksi harian mengalami penurunan jika dibandingkan periode sama tahun lalu, diperkirakan Rabu (21/6) malam ini akan kembali terjadi peningkatan kepadatan baik untuk pemudik pejalan kaki, sepeda motor maupun kendaraan mobil pribadi.

Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Christine Hutabarat mengatakan, manajemen PT ASDP telah melakukan berbagai antisipasi dan peningkatan kualitas layanan selama angkutan lebaran tahun ini, sehingga pengguna jasa dapat melakukan perjalanan mudik yang berkesan, lancar, aman, nyaman, dan selamat.

“Selain penyediaan layanan penjualan tiket online untuk lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, kami juga menambah titik-titik area penjualan di luar pelabuhan (buffer zone) bagi pengguna jasa untuk mendapatkan tiket go-show. Tidak perlu antri beli di pelabuhan, dan dapat menikmati fasilitas istirahat di lokasi buffer zone tersebut,” jelasnya.

Peningkatan Arus di Ketapang

Selanjutnya, mengacu pada data produksi dari Pelabuhan Ketapang tercatat kapal yang beroperasi sebanyak 33 unit atau turun 4% dari tahun lalu 35 unit; trip mencapai 255 atau naik 7% dari tahun lalu sebanyak 210 trip. Lalu, penumpang mencapai 19.022 orang atau turun 11% dari tahun lalu sebanyak 21.340 org. Adapun sepeda motor berjumlah 646 unit atau turun 2% dari tahun lalu 657 unit; dan untuk R4 mencapai 3.323 unit atau turun 7% dari tahun lalu 3.567 unit.

Sebaliknya, dari Gilimanuk tercatat 37 unit kapal beroperasi atau turun 10% dari tahun lalu sebanyak 41 unit; Trip mencapai 222 atau naik 5% dari tahun lalu sebanyak 212 unit.

Adapun penumpang mencapai 47.477 orang atau turun 25% dari tahun lalu sebanyak 63.717 orang. Tercatat untuk sepeda motor mencapai 9.590 unit atau turun 31% dari tahun lalu 13.952 unit; sedangkan R4 mencapai 5.226 unit atau turun 18% dari tahun lalu 6.405 unit.

Sementara, total pengguna jasa yang menyeberang dari H-10 sampai dengan H-5 dari Pelabuhan Ketapang tercatat penumpang mencapai 104.150 orang atau naik 2% dari tahun lalu sebanyak 101.931 org; sepeda motor mencapai 4.808 unit atau naik 3% dari tahun lalu 4.648 unit; dan mobil pribadi mencapai 20.886 unit atau naik 3% dari tahun lalu 20.235 unit.

Sebaliknya, dari pelabuhan Gilimanuk, tercatat penumpang mencapai 199.910 orang atau turun 6% dari tahun lalu 213.806 orang; sepeda motor mencapai 36.724 unit atau turun 12% dari tahun lalu 41.940 unit; mobil pribadi sebanyak 27.689 unit atau naik 3% dari tahun lalu 26.876 unit.

Source Baru 338.795 Orang Pemudik Menyeberang ke Sumatera

Leave A Reply

Your email address will not be published.