Bali Masih Tetap Menjadi Mimpi

17

30 April 2016

Denpasar – Sepanjang bulan April lalu, Pelabuhan Benoa Bali yang dikelola oleh Pelindo III disandari empat kapal pesiar internasional. Ramainya kunjungan kapal pesiar tersebut menguatkan pentingnya Pelabuhan Benoa sebagai pintu gerbang wisatawan mancanegara yang masuk ke Bali melalui laut. Kapal pertama yang datang yaitu MV. Golden Princess. Sebuah kapal berbendera Inggris dengan panjang 290 meter. Kapal tersebut membawa 2.659 orang penumpang dengan 1.097 orang awak. Kapal kedua yang datang yaitu MS. Insignia. Kapal berbendera Marshal tersebut sepanjang 180 meter dengan membawa 600 orang awak kapal dan 700 orang penumpang.

Kapal ketiga yang datang ialah MV. Sun Princess yang berbendera Bermuda yang memiliki panjang 261 meter, membawa 880 orang awak kapal dan 1.932 orang penumpang. Terakhir yang datang pada bulan April yaitu MV. Legend of The Seas, kapal yang memiliki panjang 246 meter dengan bobot mencapai 69.130 GT yang membawa 749 orang awak kapal untuk melayani 1.802 orang penumpangPesona Pulau Dewata tak urung bak wangi dupa yang dibawa angin ke penjuru dunia. Saat kunjungan wisatawan mancanegara sedang menurun di negeri ini, Bali masih mencatat tak kurang dari 10.419 orang wisatawan asing yang masuk melalui pintu gerbang Pelabuhan Benoa.

“Sebagai Turn Around Port, Pelabuhan Benoa dalam melayani kapal pesiar selalu memberikan penyambutan dengan keramahan khas Bali. Serta menyediakan fasilitas yang senyaman mungkin untuk turis yang tiba di pelabuhan yang memiliki slogan, “we serve cruise ship better”, ujar GM Pelindo III Benoa, Ali Sodikin.

Capt. Ali menjelaskan, penumpang yang turun dari kapal pesiar langsung disambut dengan Tari Panyembrama dan Tari Manuk Rawa di pintu masuk Benoa Cruise Terminal. Atraksi ini selalu berhasil membuat turis antusias menonton dan berebut untuk foto bersama dengan para penari. Di dalam gedung terminal, Pelindo III telah menyediakan fasilitas wifi gratis, money changer, toko cenderamata, dan massage corner untuk memanjakan para penumpang. Salju sudah tersapu angin berganti kuntum bunga bermekaran di negeri seberang, namun arus wisatawan asing dari negeri di dataran dengan empat musim masih tetap mendominasi negeri asal turis cruise yang berlabuh di Pelabuhan Benoa. Musim dingin telah berganti musim semi, namun Bali tetap menjadi mimpi bagi mereka untuk berkunjung di Surga Para Dewa.

Source Bali Masih Tetap Menjadi Mimpi

Leave A Reply

Your email address will not be published.