Arus Petikemas Meningkat di KTI, Pelindo III Datangkan 8 Unit Crane

43

07 November 2015

Surabaya – Berdasarkan catatan Pelindo III, hingga triwulan III-2015 ini total arus petikemas (container throughput) di beberapa pelabuhan yang dikelola Pelindo III sebanyak 3,179 juta Teus. Meningkat tipis 1% dibanding triwulan III-2014 lalu yang tercatat 3,174 juta Teus. Sedangkan realisasi arus petikemas di pelabuhan Tanjung Perak hingga triwulan III 2015 tercatat 2,2 juta Teus, stagnan dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 2,2 juta Teus

Kepala Humas Pelindo III Edi Priyanto berharap pada triwulan IV tahun 2015 ini arus barang dapat meningkat seiring membaiknya perekonomian di tanah air pasca dikeluarkannya paket kebijakan dari pemerintah. Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Pelindo III sepanjang semester 2 tahun 2015 ini mendatangkan 8 unit Crane untuk menunjang bongkar muat, yaitu 2 unit Grab Ship Unloader (GSU) di Terminal Teluk Lamong Pelabuhan Tanjung Perak, 2 unit Ship To Shore (STS Crane) di Terminal Nilam Pelabuhan Tanjung Perak, 2 unit STS Crane di Terminal Petikemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Tanjung Emas dan 4 unit STS Crane memperkuat Terminal Petikemas Banjarmasin (TPKB) Pelabuhan Banjarmasin.

Dua unit Grab Ship Unloader (GSU) dioperasikan di Terminal Teluk Lamong Pelabuhan Tanjung Perak guna mempercepat layanan dan melayani kegiatan bongkar muat khusus barang jenis curah kering food dan feed grain dengan kinerja bongkar muat mencapai 4.000 ton/jam. Paska datangnya 2 unit STS Crane di Terminal Nilam Pelabuhan Tanjung Perak, maka jumlah alat bongkar muat petikemas menjadi 5 unit STS Crane. Selanjutnya satu unit used Crane eks Terminal Nilam Pelabuhan Tanjung Perak akan direlokasi ke Pelabuhan Tenau Kupang NTT, yang saat ini hanya memiliki satu unit Crane.  Diharapkan dengan penambahan Crane ini akan memperkuat kinerja bongkar muat peti kemas dan akan berdampak besar pada pertumbuhan arus barang dan perekonomian di Nusa Tenggara Timur.

Dua unit STS Crane juga akan tiba akhir tahun ini di Terminal Petikemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Tanjung Emas sehingga di TPKS nantinya menjadi 7 (tujuh) unit Crane. TPKS saat ini tengah dilakukan pengembangan fasilitas diantaranya perluasan Container Yard (CY) atau lahan penumpukan kontainer seluas 5,3 hektare (ha), tambahan dermaga sepanjang 105 meter dari eksisting 495 meter sehingga totalnya nanti menjadi 600 meter, dengan demikian dapat menampung sandar 3 unit kapal petikemas.

Selanjutnya penambahan 4 unit STS Crane di Terminal Petikemas Banjarmasin (TPKB) Pelabuhan Banjarmasin maka total peralatan bongkar muat yang tersedia diPelabuhan Banjarmasin menjadi 8 (delapan) unit Crane. Selanjutnya 2 unit used Crane eks Pelabuhan Banjarmasin akan direlokasi di Pelabuhan Bagendang Sampit Kalimantan Tengah. Peningkatan arus barang jenis peti kemas dari tahun ke tahun juga dipicu oleh kian diminatinya sarana pengiriman barang dengan petikemas di Kawasan Timur Indonesia (KTI),” kata Edi. Ia mengatakan dari tahun ke tahun terjadi peningkatan jumlah jalur/rute pelayaran petikemas domestik, disamping terjadi pertumbuhan arus barang menggunakan peti kemas pada beberapa pelabuhan meskipun masih single digit.

Source Arus Petikemas Meningkat di KTI, Pelindo III Datangkan 8 Unit Crane

Leave A Reply

Your email address will not be published.