AP II Laporkan Rencana Pengembangan Soetta

36

04 Agustus 2016

Jakarta – Plt Direktur Utama PT Angkasa Pura II (AP II) (Persero) Djoko Murjatmodjo menemui Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) di Kantornya. Djoko yang ditemani Komisaris Utama AP II Rhenald Kasali, menyampaikan pengembangan bandara, salah satunya Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang. Untuk Bandara Soetta, AP II melaporkan rencana pengembangan Terminal 1 dan Terminal 2.

“Jadi Terminal 1, kami sedang mempersiapkan proses tendernya, akan direvitalisasi. Kami menggunakan istilah direvitalisasi karena bangunannya tidak akan dibongkar, operasionalnya tetap jalan tetapi perluasan berlangsung sehingga nanti kawasannya naik dari 9 juta menjadi 18 juta penumpang sehingga diharapkan menjadi lebih longgar buat para penumpang,” kata Djoko di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (3/8).

Djoko melaporkan tentang pengembangan Terminal 1 yang akan dilakukan tahun ini, sedangkan Terminal 2 menyusul di 2017.

“Terminal 1 itu, kita tetap akan mempertahankan bentuk arsitektur luarnya karena itu heritage, tetapi kapasitasnya kita naikkan jadi nanti akan seperti Terminal 1A yang sekarang, kan sudah ada penghubung itu tetapi volumenya diperluas sehingga semuanya bisa berhubungan antara A1-A7 itu berhubungan sehingga kapasitasnya menjadi naik,” paparnya.

Di tempat yang sama, Rhenald menyampaikan rencana pembangunan runway ke-3 Bandara Soetta. Di sana dilaporkan juga proses pembebasan lahan untuk membangun runway ke-3.

“Kami sedang membebaskan tanah untuk membuat landasan baru landasan ke-3. Ini sedang berjalan, mohon doa agar akhir tahun ini selesai, lokasinya di sebelah utara dari landasan yang sekarang untuk mengurangi inefisiensi karena kalau pesawat terlalu lama mengantre atau mau mendarat, ini inefisien karena bahan bakar yang dibakar banyak sekali,” tambah Rhenald.

Lanjut Rhenald, AP II juga menyampaikan rencana pengembangan Terminal 4 Bandara Soetta. Pengembangan terminal baru diusulkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Terminal 4 sekarang baru taraf diskusi dan design serta mungkin kita perlu waktu sekitar 4 tahun ke depan,” ujarnya.

Source AP II Laporkan Rencana Pengembangan Soetta

Leave A Reply

Your email address will not be published.