AP II Dorong Bandara di Indonesia Tersambung Moda Kereta

48

26 Mei 2016

Angkasa Pura II mendorong pengintegrasian Bandara Supadio, Pontianak dan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan moda transportasi kereta. Kemacetan menjadi alasan dibutuhkannya moda transportasi umum ini.

“Mestinya Pontianak dan Pekanbaru (ada kereta bandara) karena mulai macet,” kata Direktur Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi di Padang, Minggu.

Budi menjelaskan integrasi dengan transportasi massa kereta mampu meningkatkan jumlah calon penumpang pesawat. Apalagi, Presiden Joko Widodo sudah memberikan arahan guna adanya integrasi antara bandara dengan kereta seperti di negara maju.

“Kalau orang menggunakan kereta, ada pola kenaikan penumpang. Selain memberi kemudahan, ada klaster yang bisa mengefisienkan pembangunan di kota,” tuturnya.

Budi menambahkan, dengan dibangunnya transportasi kereta di setiap bandara mampu memberikan peluang pada ekonomi masyarakat. Selain itu, mengurangi praktik premanisme di setiap wilayah bandara.

“Kami akan berikan kompetisi, misalnya taksi online bisa masuk, agar ada kompetisi untuk memperbaiki layanan. Orang di daerah itu takut naik taksi karena macam-macam alasan,” ujarnya.

Dilansir merdeka.com, dari catatan AP II, beberapa bandara sudah terhubung dengan kereta dan sebagian masih dalam tahap pembangunan. Bandara itu antara lain, Bandara Kualanamu Medan, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin Palembang dengan kereta ringan (LRT), Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta, serta Bandara Internasional Minangkabau Padang.

Source AP II Dorong Bandara di Indonesia Tersambung Moda Kereta

Leave A Reply

Your email address will not be published.