ANTAM Raih Penghargaan Pengelolaan Keselamatan dan Lingkungan

15

Jakarta, 8 Juni 2017 – PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTAM; ASX – ATM; IDX – ANTM) meraih Penghargaan Pengelolaan Keselamatan dan Lingkungan Pertambangan Mineral dan Batubara periode penilaian tahun 2015 dan 2016 yang diberikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). ANTAM melalui unit bisnis dan anak perusahaan meraih empat penghargaan ADITAMA, enam penghargaan UTAMA, dan 10 penghargaan PRATAMA.

Direktur Operasi ANTAM, Hari Widjajanto mengatakan:

” Bagi ANTAM, penghargaan ini merupakan motivasi dan refleksi agar kami selalu melakukan yang terbaik dalam hal pengelolaan keselamatan pertambangan. ANTAM memandang kinerja keselamatan pertambangan yang baik akan berdampak pada kinerja operasi yang baik. Paradigma kami tentang pengelolaan keselamatan pertambangan, merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Perusahaan yang telah menjadi Misi ANTAM 2030 yakni mengoptimalkan sumber daya dengan mengutamakan keberlanjutan, keselamatan pertambangan dan kelestarian lingkungan. “

Pada Kategori Penghargaan Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara Kelompok IUP, IUP Khusus, dan IUP Operasi Produksi Khusus Pengolahan dan Pemurnian periode tahun 2016, ANTAM meraih penghargaan UTAMA melalui Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Nikel Sulawesi Tenggara, UBP Nikel Maluku Utara dan UBP Bauksit. ANTAM juga memperoleh penghargaan PRATAMA melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia dan anak perusahaan PT Cibaliung Sumberdaya. Pada Kategori Penghargaan Pengelolaan Lingkungan Pertambangan Mineral dan Batubara Kelompok Pertambangan Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Mineral dan Batubara periode tahun 2016, ANTAM meraih Penghargaan ADITAMA melalui UBP Emas dan dan PT Cibaliung Sumberdaya. Pada kategori yang sama ANTAM juga meraih Penghargaan PRATAMA melalui UBP Nikel Sulawesi Tenggara, UBP Nikel Maluku Utara dan UBP Bauksit.

Kementerian ESDM memberikan penghargaan kepada 41 perusahaan dengan rincian: 9 perusahaan peraih ADITAMA, 17 perusahaan peraih PRATAMA dan 15 perusahaan peraih UTAMA. Pelaksanaan penilaian penghargaan dilakukan oleh Inspektur Tambang dan tenaga ahli di bidangnya. Kriteria penilaian Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara terdiri atas 2 unsur penilaian yaitu upaya pencegahan kecelakaan dan statistik kecelakaan. Sedangkan pada Pengelolaan Lingkungan Pertambangan Mineral dan Batubara terdiri atas 7 unsur yakni administrasi lingkungan, pengelolaan lingkungan hidup, pengendalian erosi dan sedimentasi, pembibitan, reklamasi dan revegetasi serta sarana penunjang dan pemantauan.

Source ANTAM Raih Penghargaan Pengelolaan Keselamatan dan Lingkungan

Leave A Reply

Your email address will not be published.