ANTAM Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2016

39

Jakarta, 2 Mei 2017 – PT ANTAM (Persero) Tbk (ASX – ATM; IDX – ANTM; ANTAM) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2016 yang diselenggarakan di Flores Ballroom, Hotel Borobudur Jakarta, pada hari ini, Selasa, 2 Mei 2017.

Pada Mata Acara Pertama RUPST, para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan ANTAM untuk Tahun Buku 2016, termasuk Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris ANTAM, sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris ANTAM atas tindakan pengurusan dan pengawasan ANTAM yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2016.

Sementara dalam Mata Acara Kedua RUPST, pemegang saham mengesahkan Laporan Tahunan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan untuk Tahun Buku 2016 dan memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris ANTAM atas tindakan pengurusan dan pengawasan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2016. Mengenai pembagian dividen yang merupakan Mata Acara Ketiga RUPST, disetujui bahwa ANTAM tidak melakukan pembagian laba dan dividen untuk Tahun Buku 2016 dengan pertimbangan guna keperluan operasional dan pendanaan infrastruktur pendukung proyek ANTAM.

Pada Mata Acara selanjutnya, pemegang saham ANTAM setuju untuk memberikan wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan besaran Insentif Kinerja untuk anggota Dewan Komisaris ANTAM Tahun Buku 2016 serta untuk menetapkan besaran honorarium berikut tunjangan, fasilitas dan insentif lainnya untuk tahun 2017 bagi anggota Dewan Komisaris. Dalam Mata Acara yang sama, pemegang saham ANTAM juga menyetujui untuk memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan besaran Insentif Kinerja untuk anggota Direksi untuk Tahun Buku 2016 serta untuk menetapkan besaran gaji berikut tunjangan, fasilitas dan insentif lainnya untuk tahun 2017 bagi anggota Direksi.

Dalam Mata Acara RUPST kelima, pemegang saham ANTAM menyetujui untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, anggota dari PricewaterhouseCoopers Limited untuk melaksanakan audit umum atas Laporan Keuangan Konsolidasian ANTAM untuk Tahun Buku 2017 dan Laporan Keuangan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan untuk Tahun Buku 2017. Pemegang saham juga setuju untuk melimpahkan kewenangan kepada Dewan Komisaris ANTAM untuk menetapkan besaran imbalan jasa audit dan persyaratan penunjukan lainnya yang wajar bagi Kantor Akuntan Publik tersebut, termasuk menetapkan KAP pengganti dalam hal KAP yang ditunjuk tersebut karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan atau melanjutkan tugasnya karena sebab apapun, termasuk alasan hukum dan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal atau tidak tercapai kata sepakat mengenai besaran jasa audit. Dalam Mata Acara RUPST keenam, pemegang saham mengesahkan Laporan Realisasi Penggunaan Tambahan Dana Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk periode Tahun Buku 2016.

Di Mata Acara ketujuh, pemegang saham menyetujui pengukuhan pemberlakuan Peraturan Menteri BUMN Nomor : PER-03/MBU/12/2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri BUMN Nomor : PER-09/MBU/07/2015 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, termasuk perubahan-perubahannya dikemudian hari terhitung sejak ditetapkannya peraturan tersebut dengan daya laku surut sejak Tahun Buku 2016, kecuali ketentuan Pasal 9 ayat (1) huruf c yang mulai diberlakukan mulai Tahun Buku 2017. Sementara dalam Mata Acara RUPST kedelapan, pemegang saham menyetujui pelimpahan kewenangan dan kuasa kepada Dewan Komisaris ANTAM untuk memberikan persetujuan terhadap setiap perubahan Peraturan Dana Pensiun ANTAM yang mengakibatkan perubahan pendanaan, besarnya manfaat pensiun dan/atau perubahan lain yang diwajibkan berdasarkan peraturan perundang-undangan untuk memperoleh persetujuan RUPS.

Di Mata Acara RUPST kesembilan, pemegang saham ANTAM menyetujui perubahan dan/atau penyesuaian standarisasi Anggaran Dasar BUMN terbuka dengan cara menyusun kembali seluruh Anggaran Dasar ANTAM, sesuai Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. Dalam Mata Acara RUPST yang sama, pemegang saham juga memberikan kuasa dan wewenang kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk melakukan perubahan dan/atau perbaikan terhadap ketentuan Anggaran Dasar ANTAM dalam hal terdapat perubahan dan/atau perbaikan terhadap ketentuan-ketentuan yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang, sepanjang diperlukan dalam rangka pengajuan pelaporan dan/atau persetujuan perubahan Anggaran Dasar kepada instansi yang berwenang.

Pemegang saham ANTAM juga menyetujui perubahan susunan pengurus ANTAM. Pemegang saham memberhentikan dengan hormat Bapak Zaelani sebagai Komisaris, Bapak Laode M. Kamaluddin sebagai Komisaris Independen, Bapak Hikmahanto Juwana sebagai Komisaris Independen, Bapak Tedy Badrujaman sebagai Direktur Utama, Bapak Agus Zamzam Jamaluddin sebagai Direktur dan Bapak I Made Surata sebagai Direktur. Pemegang saham juga mengangkat kembali Bapak Zaelani sebagai Komisaris, mengangkat Bapak Gumilar Rusliwa Somantri sebagai Komisaris Independen, Bapak Anang Sri Kusuwardono sebagai Komisaris Independen, Bapak Arie Prabowo Ariotedjo sebagai Direktur Utama, Bapak Sutrisno S. Tatetdagat sebagai Direktur Pengembangan dan Bapak Tatang Hendra sebagai Direktur Pemasaran.

Bapak Gumilar Rusliwa Somantri sebelumnya menjabat berbagai posisi penting di Universitas Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Dosen di Universitas Indonesia. Bapak Anang Sri Kusuwardono sebelumnya menempati berbagai posisi penting di sebuah perusahaan pertambangan dan saat ini dengan jabatan terakhir sebagai wiraswasta pada tahun 2011. Bapak Arie Prabowo Ariotedjo sebelumnya menempati berbagai posisi penting di perusahaan pertambangan dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Niaga di PT Bukit Asam (Persero) Tbk, sementara Bapak Sutrisno S. Tatetdagat sebelumnya menjabat berbagai posisi penting di PT Timah (Persero) Tbk dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Perusahaan. Bapak Tatang Hendra sebelumnya menjabat berbagai posisi penting di ANTAM dengan jabatan terakhir sebagai SVP Operations Management, Health, Safety and Environment.

Source ANTAM Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2016

Leave A Reply

Your email address will not be published.