ANTAM Mengadakan Pertemuan dengan Investor-Investor Institusi Terkemuka

19

Jakarta, 24 Mei 2016 – PT ANTAM (Persero) Tbk (IDX: ANTM; ASX: ATM; ANTAM) mengumumkan bahwa perusahaan telah melakukan serangkaian pertemuan dengan investor-investor institusi terkemuka di Indonesia terkait strategi, kinerja dan outlook perusahaan. Investor-investor institusi terkemuka yang ditemui ANTAM diantaranya perusahaan-perusahaan asuransi, dana pensiun, asset management dan pemegang saham institusi ANTAM lainnya.

Direktur Keuangan ANTAM, Dimas Wikan Pramudhito mengatakan:
” Pertemuan kami dengan berbagai investor institusi merupakan bagian dari pengungkapan informasi secara tepat waktu dan seimbang untuk menunjukkan mengapa berinvestasi di ANTAM sangatlah layak saat ini. Kami mengungkapkan kemampuan, kinerja dan outlook Perusahaan sebagai faktor utama berinvestasi. Hal ini akan membantu investor untuk re-connect kembali dengan ANTAM dan memahami bisnis ANTAM kedepan. “

Secara spesifik, dalam serangkaian pertemuan tersebut, manajemen berupaya untuk meningkatkan awareness akan keberlanjutan konstruksi Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH) yang telah dimulai kembali setelah suksesnya proses rights issue di akhir tahun 2015. Selain itu, disampaikan juga progress Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP) yang akan selesai di tahun 2016 sehingga akan meningkatkan produksi feronikel menjadi 20.000 ton nikel dalam feronikel (TNi) di tahun 2016. Target produksi feronikel di tahun 2016 tersebut juga didukung dengan telah dioperasikannya kembali Electric Smelting Furnace No. 2. Selain itu, pada kuartal I tahun 2016 ANTAM juga membukukan kinerja keuangan yang positif dengan adanya laba bersih seiring upaya efisiensi agresif yang dilakukan. ANTAM berhasil mencatat nilai efisiensi sebesar Rp4 miliar sampai dengan akhir Maret 2016. Upaya-upaya efisiensi ini turut mendukung pengendalian biaya tunai sehingga ANTAM berhasil menekan biaya tunai feronikel per akhir Maret 2016 mencapai US$3,30 per lb., sementara biaya tunai di tambang emas Pongkor juga berhasil ditekan menjadi US$762,18 per oz.

Dalam bisnis emas dan logam mulia, ANTAM terus melakukan inovasi. Kejelian ANTAM dalam hal memanfaatkan pasar ekspor emas menjadikan ANTAM membukukan volume penjualan emas tertinggi sepanjang sejarah di tahun 2015 dengan capaian penjualan emas sebesar 14,179 ton. Untuk pasar emas domestik, ANTAM juga melakukan inovasi pada produk jasa depositori logam mulia atau yang dikenal dengan BRANKAS dengan mengembangkan layanan BRANKAS Corporate, BRANKAS Berzakat dan BRANKAS Individu. ANTAM sebelumnya telah meluncurkan produk emas batik dan membuka Butik Emas LM di 13 kota besar di Indonesia. Komoditas emas dan perak ANTAM merupakan satu-satunya produk pengolahan dan pemurnian emas di Indonesia yang memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh London Bullion Market Association (LBMA). Dengan adanya penguatan harga komoditas emas yang saat ini mencapai kisaran harga US$1.250 per oz, lebih tinggi dibandingkan harga rata-rata emas tahun 2015 sebesar US$1.190,75 per oz., ANTAM optimis kinerja perusahaan akan tetap solid dan memberikan imbal hasil yang baik bagi investor.

Source ANTAM Mengadakan Pertemuan dengan Investor-Investor Institusi Terkemuka

Leave A Reply

Your email address will not be published.