ANTAM Mengadakan Pertemuan Dengan Investor-Investor Institusi Asing Terkemuka di Singapura

29

Jakarta, 16 September 2016 – PT ANTAM (Persero) Tbk (IDX: ANTM; ASX: ATM; ANTAM) mengumumkan bahwa melakukan serangkaian pertemuan dengan investor-investor institusi terkemuka di Singapura terkait dengan pemaparan strategi, kinerja dan outlook perusahaan terkini. Pertemuan dengan investor-investor institusi terkemuka ini merupakan pertemuan keempat setelah sebelumnya dilakukan rangkaian kegiatan public expose dengan investor institusi dan investor retail pada awal dan pertengahan bulan Agustus 2016.

Direktur Keuangan ANTAM, Dimas Wikan Pramudhito mengatakan:

” Pertemuan kami dengan para investor institusi terkemuka asing, merupakan bagian pengungkapan informasi strategi, kinerja dan outlook Perusahaan sebagai faktor utama dalam berinvestasi. Hal ini didukung pula dengan peningkatan trend harga komoditas nikel sebesar 13% dan emas mencapai 24% dari awal tahun. Dengan arah pengembangan Perusahaan yang berorientasi pada hilirisasi tambang, kegiatan pertemuan ini akan membantu para investor asing untuk re-connect kembali dan memahami outlook usaha ANTAM sebagai BUMN Pertambangan dengan operasi berbiaya rendah serta bisnis usaha yang terintegrasi dan terdiversifikasi. “

Dalam pertemuan ini, manajemen menyampaikan update kinerja Perusahaan sampai dengan Semester I tahun 2016. Pada periode ini, Perusahaan mencatatkan Laba Periode Berjalan Yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar Rp11 miliar pada Semester I tahun 2016 (1H16). Capaian Laba ini meningkat signifikan jika dibandingkan dengan Rugi Periode Berjalan Yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar Rp396 miliar pada Semester I tahun 2015 (1H15). Penjualan bersih ANTAM tercatat senilai Rp4,16 triliun dengan komoditas emas menjadi kontributor terbesar dengan kontribusi 68% atau Rp2,84 triliun. Feronikel menjadi kontributor terbesar kedua penjualan bersih ANTAM dengan nilai Rp950 miliar atau 23% dari total penjualan. Seiring dengan pertumbuhan smelter nikel dalam negeri, ANTAM telah melakukan penjualan bijih nikel domestik untuk memenuhi kebutuhan bahan baku smelter nikel domestik pihak ketiga. Dengan potensi nikel yang dimiliki, ANTAM mampu untuk mensuplai seluruh smelter dalam negeri sebagai bentuk dukungan Perusahaan untuk mewujudkan program Pemerintah dalam membangun industri dasar logam nasional.

Dalam pertemuan dengan investor institusi, manajemen kembali menyampaikan keberlanjutan konstruksi Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH) yang telah dimulai kembali. Selain itu, disampaikan juga progress Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP) yang akan selesai di tahun 2016. Proyek P3FP juga mencakup pembangunan PLTU Batubara berkapasitas 2x30MW yang akan menurunkan biaya energi dan biaya tunai feronikel. Untuk progress Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR), ANTAM dan PT INALUM (Persero) telah sepakat untuk membentuk perusahaan patungan, PT INALUM ANTAM ALUMINA guna pengembangan Proyek SGAR. Dalam Proyek Anode Slime & Precious Metal Refinery (PMR), ANTAM juga masih melanjutkan diskusi dengan PT Freeport Indonesia dan PT Smelting.

Source ANTAM Mengadakan Pertemuan Dengan Investor-Investor Institusi Asing Terkemuka di Singapura

Leave A Reply

Your email address will not be published.