ANTAM Klarifikasi Pemberitaan Seputar Pertambangan Pasir Besi Lumajang

19

Jakarta, 5 Oktober, 2015 – PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTAM; ASX -ATM; IDX-ANTM) mengklari?kasi seputar pemberitaan kejadian kriminal pertambangan pasir (galian C) di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Perseroan menyampaikan bahwa lokasi IUP Operasi Produksi pasir besi ANTAM berada 15 km sebelah timur dari Kecamatan Pasirian, sehingga ANTAM tidak terkait dengan kejadian kriminal yang terjadi di Kecamatan Pasirian. Baik ANTAM maupun anak perusahaan PT ANTAM Resourcindo (ARI) belum pernah melakukan aktivitas fisik penambangan di atas lahan tersebut.

ANTAM melalui anak perusahaan PT ARI memiliki Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi pasir besi dan bukan pertambangan pasir galian C berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lumajang No.188.45/287/427.12/2010 dengan luas 504 hektar yang berlokasi di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Dengan demikian pengelolaan lokasi IUP pasir besi dilakukan secara resmi. Saat ini ANTAM tengah dalam proses pengembalian IUP Operasi Produksi pasir besi tersebut kepada Pemerintah Daerah.

ANTAM sebagai Badan Usaha Milik Negara selalu menjalankan praktik penambangan yang baik (good mining practices) di setiap wilayah operasinya. Praktik penambangan yang baik dilaksanakan sejak perencanaan, penambangan, pengolahan hingga penutupan tambang. Prinsip tersebut juga dilaksanakan pada aspek lainnya yakni pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sesuai peraturan yang berlaku. Perseroan turut prihatin atas kejadian kriminal yang menimpa masyarakat di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang tersebut. Siaran berita ini merupakan klari?kasi atas pemberitaan yang menimbulkan persepsi seolah-olah Perseroan melakukan aktivitas yang bertentangan dengan hukum.

Source ANTAM Klarifikasi Pemberitaan Seputar Pertambangan Pasir Besi Lumajang

Leave A Reply

Your email address will not be published.