ANTAM dan Ocean Energy Mengadakan Kerjasama untuk Mengembangkan Proyek Pabrik Nikel di Indonesia

57

Jakarta, 25 Maret 2015 – PT ANTAM (Persero) Tbk (ASX: ATM; IDX: ANTM; ANTAM) dan Ocean Energy Pte. Ltd. mengumumkan bahwa kedua Perusahaan telah mengadakan kerjasama dimana anak perusahaan ANTAM, PT International Mineral Capital dan Ocean Energy menandatangani Perjanjian Pemegang Saham untuk bekerjasama dalam pengembangan proyek pabrik nikel di Halmahera Timur, Maluku Utara, Indonesia. ANTAM memulai keterikatan dengan Ocean Energy melalui penandatanganan Investment Heads of Agreement (the “Heads of Agreement”) antara Direktur Pengembangan ANTAM Hendra Santika dan Managing Director Ocean Energy Ren Jianhua pada tanggal 9 Desember 2014 di Kantor Pusat ANTAM di Jakarta.

Direktur Utama ANTAM Tato Miraza mengatakan:

“Kerjasama ANTAM dengan Ocean Energy merefleksikan upaya kami untuk terus meningkatkan nilai cadangan nikel Indonesia yang besar serta mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.”

Managing Director Ocean Energy Ren Jianhua mengatakan:
“Kami gembira untuk dapat menjalin kemitraan dengan ANTAM untuk dapat mendukung kesempatan pengembangan nikel laterit di Indonesia. Kerjasama ini akan memanfaatkan momentum positif yang ada saat ini di industri logam dunia.”

Rencana kerjasama antara ANTAM dan Ocean Energy mencakup pengembangan pabrik nickel pig iron (NPI) dalam dua tahap. Pabrik NPI tersebut diestimasikan akan memproduksi 300.000 metrik ton NPI secara keseluruhan dengan estimasi biaya proyek sebesar US$280 juta. Perjanjian ini juga mencakup pengembangan proyek baja nirkarat. Pendanaan proyek akan berasal dari Ocean Energy dengan dukungan teknologi dari Taizhou YongXing Alloy Material Technology Co., Ltd. dari Tiongkok. ANTAM akan memberikan kontribusi kunci dalam bentuk keahlian penambangan, pengembangan lahan serta pengembangan fasilitas dan infrastruktur.

Mengenai ANTAM.

ANTAM adalah perusahaan berbasis sumber daya alam terkemuka yang terdiversifikasi dan memiliki kegiatan yang terintegrasi secara vertikal dengan komoditas utama feronikel, emas, alumina dan jasa pengolahan dan pemurnian logam mulia. ANTAM merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 46 tahun dan memiliki cadangan nikel, emas dan bauksit yang berkualitas tinggi dan berjumlah besar. 65% saham ANTAM dimiliki oleh Pemerintah Indonesia dan saham ANTAM dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Efek Australia.

Mengenai OCEAN ENERGY.

Ocean Energy merupakan perusahaan Singapura yang berdiri di tahun 2008 dengan aktivitas bisnis utama perdagangan minyak mentah, minyak olahan (bensin, diesel dan naphtha dan lain-lain) dan produk-produk kimia. Ocean Energy menjadi anggota dari Global Trader Program Singapura sejak perusahaan berdiri. Bisnis Ocean Energy terutama berada di Asia dan juga mencakup Timur Tengah, Eropa dan Afrika. Saat ini konsumen dan mitra Ocean Energy mencakup produsen-produsen minyak terkemuka dunia, perusahaan-perusahaan minyak negara, perusahaan-perusahaan perdagangan terintegrasi dan perusahaan-perusahaan pengolahan.

Mengenai TAIZHOU YONGXING ALLOY MATERIAL TECHNOLOGY CO. LTD.

Taizhou YongXing Alloy Material Technology Co. Ltd. adalah perusahaan terkemuka dalam teknologi produksi, manajemen produksi, pengendalian biaya dan kualitas produk. Perusahaan memulai bisnis peleburan logam di tahun 1988 dan memulai memproduksi baja nirkarat di tahun 1995. Taizhou YongXing berlokasi di Kawasan Industri Zhaoyang di Xinghua, Jiangsu di Tiongkok. Baru-baru ini Taizhou YongXing menandatangani perjanjian kerjasama strategis dengan Beijing General Research Institute of Mining and Metallurgy untuk bekerjasama dalam proses industrialisasi dalam produksi NPI melalui proses direct reduction.

Source ANTAM dan Ocean Energy Mengadakan Kerjasama untuk Mengembangkan Proyek Pabrik Nikel di Indonesia

Leave A Reply

Your email address will not be published.