ANTAM dan Konsorsium WIKA – KHI Bersinergi Kembangkan Pabrik Feronikel Haltim

22

Jakarta, 21 Desember 2016 – PT ANTAM (Persero) Tbk (ASX: ATM; IDX: ANTM; ANTAM) hari ini menandatangani kontrak kerjasama dengan Konsorsium PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk (WIKA) – Kawasaki Heavy Industries, Ltd. (WIKA – KHI) untuk sinergi EPC (Engineering, Procurement, and Construction) turnkey Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH) dengan nilai kontrak sebesar Rp3,42 triliun.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Direktur Pengembangan ANTAM Johan N.B. Nababan, Direktur Operasi II WIKA Bambang Pramujo, dan Mr. Eguma, KHI Associate Director di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (21/12). Penandatanganan kontrak juga disaksikan oleh Direktur Utama ANTAM Tedy Badrujaman dan Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo. Direktur Utama ANTAM, Tedy Badrujaman dalam sambutannya mengatakan bahwa sinergi antara ANTAM dan Konsorsium WIKA – KHI yang ditandai dengan penandatanganan kontrak Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim ini menjadi momentum yang baik untuk saling memperkuat bisnis masing-masing perusahaan sekaligus mendukung program pembangunan industri.

” Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim ini juga merupakan bagian dari strategi hilirisasi Perseroan untuk meningkatkan nilai tambah cadangan nikel melalui kegiatan pengolahan. Selain itu, keberadaan P3FH akan memberikan multiplier effect yang cukup besar terutama untuk pembangunan di wilayah Indonesia Timur, ” lanjut Tedy.

Konsorsium WIKA – KHI ditetapkan sebagai pemenang tender kontrak EPC (Engineering, Procurement, and Construction) turnkey Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH) berdasarkan evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, dan verifikasi yang dilakukan PT ANTAM (Persero) Tbk pada 19 Agustus 2016 sesuai dengan surat bernomor 24.A/P3FH-Peng/VIII-2016.

” Kami optimistis proyek ini dapat berjalan baik dan memenuhi target secara tepat waktu dan tepat mutu dengan kolaborasi para engineer muda dan berpengalaman ” tukas Bintang Perbowo, Direktur Utama WIKA.

P3FH merupakan salah satu proyek strategis ANTAM yang memiliki kapasitas produksi 13.500 ton nikel dalam feronikel (TNi). Dengan target penyelesaian P3FH pada akhir Desember 2018, lingkup pekerjaan Konsorsium pada proyek ini adalah pekerjaan design, engineering, procurement, construction, startup, testing and commissioning of the plant. Pabrik Feronikel Haltim akan ditunjang dengan fasilitas produksi utama yaitu: Rotary Dryer berkapasitas 170 ton per jam, Rotary Kiln kapasitas 165 ton per jam, Electric Smelting Furnace berkapasitas 60 MW serta peralatan penunjang lainnya.

Mengenai ANTAM

ANTAM adalah perusahaan berbasis sumber daya alam terkemuka yang terdiversifikasi dan memiliki kegiatan yang terintegrasi secara vertikal dengan komoditas utama bijih nikel, feronikel, emas, perak, bauksit, batubara, alumina dan jasa pengolahan dan pemurnian logam mulia. Berpengalaman lebih dari 48 tahun, ANTAM memiliki cadangan nikel dan bauksit yang berkualitas tinggi dan berjumlah besar. Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia milik ANTAM merupakan satu-satunya entitas pengolahan dan pemurnian logam mulia di Indonesia yang telah memiliki sertifikasi London Bullion Market Association (LBMA). 65% saham ANTAM dimiliki oleh Pemerintah Indonesia dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (IDX) dan Bursa Efek Australia (ASX). ANTAM mendapatkan predikat khusus “IDX Best Blue 2016” dari Bursa Efek Indonesia atas pertumbuhan kinerja terbaik yang dinilai atas saham tercatat di BEI satu tahun terakhir, jumlah investor yang memiliki saham, tingkat transaksi perdagangan saham, memiliki pertumbuhan harga saham yang signifikan serta memiliki fundamental yang sehat.

Mengenai WIKA

WIKA merupakan salah satu perusahaan EPC (Engineering, Procurement, Construction) dan investasi terbaik di Asia Tenggara. Saat ini portofolio dan tranformasi bisnis telah jauh berkembang menjadi sebuah kelompok usaha yang memiliki 5 pilar bisnis, yaitu: industri, infrastruktur & gedung, energi & industrial plant, realti & properti, dan investasi. Energi & industrial plant sebagai salah satu pilar strategis menyediakan dua layanan dan produk, yakni EPC (minyak & gas, petrokimia, pabrik semen, pembangkit listrik, biofuel) serta layanan operation & maintenance (pembangkit listrik dan peralatan industri). Tahun 2016, WIKA masuk kedalam Top 40 emiten terbaik dari 536 perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia versi Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI).

Source ANTAM dan Konsorsium WIKA - KHI Bersinergi Kembangkan Pabrik Feronikel Haltim

Leave A Reply

Your email address will not be published.