AirNav Indonesia Tandatangani Nota Kesepahaman Penyiapan Pelayanan Navigasi di Badan Usaha Bandar Udara Kawasan Batam

115

Batam, 9 Juli 2015 – Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau yang dikenal juga dengan AirNav Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman dengan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. Nota Kesepahaman bertujuan untuk menjamin tetap terlaksananya pelayanan navigasi penerbangan dan jasa kebandarudaraan di Bandar Udara Hang Nadim Batam.

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani pada tanggal 09 Juli 2015 di Batam oleh Bambang Tjahjono Direktur Utama AirNav Indonesia dan Mustofa Widjaja Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Saat ini penyelanggaraan bandar udara Hang Nadim masih dilaksanakan oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara, Ditjen Perhubungan Udara. Sejak dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bandar Udara Hang Nadim Batam, Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dalam penyelenggaraan kegiatan pengusahaan di Bandar Udara Hang Nadim, Badan Pengusahaan Batam membentuk Badan Usaha Bandar Udara Kawasan Batam. Oleh Karena itu ASPEK penting dalam kerjasama tersebut di titikberatkan pada kesediaan Airnav Indonesia untuk tetap memberi pelayanan navigasi penerbangan di Bandar Udara Hang Nadim pada saat terjadinya peralihan pengelolaan bandar udara dari Unit Penyelenggara Bandar Udara, Ditjen Perhubungan Udara ke Badan Usaha Bandar Udara Kawasan Batam.

”Airnav Indonesia sesuai amanah Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2012 Tentang Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia sebagai penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia berkomitmen untuk tetap memberi pelayanan navigasi penerbangan di seluruh Indonesia termasuk di Badan Usaha Bandar Udara Kawasan Batam sebagaimana sebelumnya kami lakukan di Bandar Udara Hang Nadim, Batam”, tandas Bambang Tjahjono Direktur Utama Perum LPPNPI.

Isi Nota Kesepahaman ini secara umum mengatur mengenai Koordinasi pelayanan navigasi penerbangan dan kegiatan kebandarudaraan sebelum dan setelah terbentuknya Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Penggunaan fasilitas yang digunakan secara bersama untuk mendukung pelayanan navigasi penerbangan, Pemanfaatan lahan untuk bangunan, Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, pertukaran data dan informasi teknis terkait dengan aspek navigasi penerbangan dan kebandarudaraan.

”Nanti pelaksanaannya secara detail akan dituangkan dalam perjanjian kerjasama oleh kedua belah pihak”, ungkap Arie Darmana Kepala Biro Hukum AirNav Indonesia.

Source AirNav Indonesia Tandatangani Nota Kesepahaman Penyiapan Pelayanan Navigasi di Badan Usaha Bandar Udara Kawasan Batam

Leave A Reply

Your email address will not be published.