15.000 Ton Beras Thailand Masuk Pelabuhan Tenau Kupang

19

02 Maret 2016

Kupang – Sebanyak 15.000 ton beras masuk di Dermaga Nusantara PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tenau Kupang. Vinalines Mighty, kapal berbendera Vietnam pembawa beras tersebut  tiba di Pelabuhan Tenau pada Kamis (18/02) lalu. Kegiatan bongkar muat beras Thailand tersebut sudah dimulai sejak Jum’at (19/02). Hingga saat ini, terlihat beberapa TKBM (tenaga kerja bongkar muat) terlihat sibuk menurunkan beras dari crane kapal ke dalam truk.

Hujan yang akhir-akhir ini seringkali mengguyur Kota Kupang dan sekitarnya rupanya juga mempengaruhi kegiatan bongkar muat di pelabuhan. Kegiatan bongkar muat harus dihentikan sementara sampai menunggu hujan reda.

“Ketika hujan, kegiatan bongkar muat harus dihentikan sementara untuk menjaga kualitas beras agar tetap kering. Sewaktu hujan reda, baru kegiatan bongkar muat dilanjutkan. Hal ini juga mempertimbangkan keselamatan buruh bongkar muat, karena kondisi wilayah kerja ketika hujan menjadi licin,” jelas Yosafat Heka, Supervisor Bongkar Muat Konvensional Pelabuhan Tenau Kupang.

Sebanyak 76 orang TKBM dikerahkan untuk mendukung kegiatan bongkar muat ini. Sejumlah TKBM tersebut dibagi ke dalam 4 (empat) gang yang bekerja baik di laut (di atas kapal) maupun di darat (dermaga). Dengan kekuatan tersebut, ditargetkan sebanyak 1.000 ton beras mampu dibongkar dari kapal dalam sehari. Minggus Foes, Kepala Bidang Pelayanan Publik Bulog Divre NTT mengungkapkan bahwa 15.000 ton beras yang tiba saat ini merupakan gelombang pertama beras yang didatangkan dari Thailand.

“Nanti akan menyusul 5.000 ton lagi dari total 20.000 ton beras yang didatangkan dari Thailand,” ujar Minggus.

Minggus juga mengungkapkan, impor 20.000 ton beras dari Thailand ini bertujuan untuk menjaga stok beras tetap aman.

Source 15.000 Ton Beras Thailand Masuk Pelabuhan Tenau Kupang

Leave A Reply

Your email address will not be published.